Percik Firman: Menjadi Saksi Kebangkitan

Selamat Hari Raya Paskah. Tuhan telah bangkit. Paskah diwarnai sukacita dan kegembiraan. Perayaan Paskah adalah puncak perayaan iman Kristiani. Ada simbol yang khas dalam Hari Raya Paskah, yaitu lilin paskah.

Percik Firman: Memandang Salib Kristus

Pada hari ini kita merayakan wafat Yesus di salib. Di berbagai paroki dan komunitas diadakan ibadat Jumat Agung untuk mengenangkan wafat Yesus tersebut.

Percik Firman: Melayani Sepenuh Hati

Merenungkan pesan misteri perayaan Kamis Putih hari ini, kita selalu diingatkan akan makna sebuah pelayanan yang sepenuh hati. Tuhan Yesus memberikan teladan nyata dalam melayani secara tulus lewat Perjamuan Malam Terakhir dan pembasuhan kaki para murid-Nya.

Percik Firman: Godaan Menjual Tuhan

Ada orang yang berpindah agama demi mendapat promosi jabatan. Ada pula yang demi karier berpindah agama. Ada orang yang berkomentar, “Tuhan ditukar dengan sepiring nasi”. Atau komentar lain, “Tuhan dijual dengan harta duniawi”.

Percik Firman: Berjuang untuk Terus Berkomitmen

Dalam masyarakat Jawa, dikenal ada ungkapan “Aja mung obor-obor blarak”. Obor blarak adalah nyala api yang terjadi pada blarak (daun kelapa kering). Blarak akan mudah sekali terbakar.

Percik Firman: Tidak Takut pada Ancaman

Ada sebagian dewan paroki berkonspirasi mau memindahkan Romo Parokinya. Mereka resah atas kehadiran Romo itu. Kenyamanan mereka yang terjadi selama ini terusik.

Percik Firman: Yesus Sang Raja Damai

Pada hari ini Gereja merayakan Hari Raya Minggu Palma atau Minggu Sengsara. Hari Raya ini membuka rangkaian pekan suci. Salah satu kekhasannya ada hiasan daun-daun palma di gereja.

Percik Firman: Waspada dengan Iri Hati

Kebiasaan buruk merupakan lawan dari keutamaan. Kebiasaan buruk adalah kebiasaan yang melenceng dari kebaikan yang mengaburkan suara hati dan membuat seseorang cenderung melakukan hal buruk. Kebiasaan buruk ini dapat dikaitkan dengan dosa pokok dalam Gereja Katolik.

Percik Firman: Setia pada Pekerjaan Bapa

Jumat, 27 Maret 2026 Bacaan Injil: Yoh 10:31-42   Saudari-saudaraku yang terkasih, Pada hari ini Tuhan Yesus memberi kita teladan bagaimana berkomitmen mewartakan kehendak Allah. Yesus berkarya untuk Bapa. Dia diutus Bapa. Dia melaksanakan kehendak Bapa. Dia siap menghadapi segala resiko terhadap perutusan itu, yaitu dibenci bahkan diancam mau dibunuh. Kita belajar dari Yesus menjadi […]