Percik Firman: Pelaksana Firman Tuhan

Sabda Tuhan Yesus hari ini mengingatkan kepada kita pentingnya melaksanakan Firman Tuhan. Sebagai pengikut-Nya, kita tidak cukup hanya menjadi pembaca Firman dan pendengar Firman saja. Tetapi kita dituntut untuk menjadi pelaksana Firman Tuhan.
Percik Firman: Cikal Bakal Kehadiran Gereja

Pada tanggal 25 Maret ini Gereja merayakan Hari Raya Kabar Sukacita. Dasar biblis Hari Raya ini adalah kunjungan Malaikat Gabriel kepada Bunda Maria (bdk. Luk 1:26-38). Hari raya ini dirayakan oleh Gereja Katolik setiap 25 Maret, tepat sembilan bulan sebelum kelahiran Yesus (Hari Raya Natal).
Percik Firman: Percaya pada Penyelenggaraan Ilahi

Saat merenungkan sabda Tuhan hari ini saya teringat akan sebuah kisah inspirarif. Ada seorang pemain akrobatik menunjukkan kehebatannya berjalan melintasi seutas tali yang diikatkan pada dua buah tiang yang tinggi. Suasana tegang.
Percik Firman: Introspeksi Diri

Ada ungkapan: “Yen kowe bener, aku melu seneng. Yen kowe salah, kowe tak apura” (Jika kamu benar, saya ikut senang. Jika kamu salah, saya maafkan). Kata-kata itu sangat menyejukkan suasana dan menentramkan hati.
Percik Firman: Pertolongan Datang dari Tuhan

Mulai Minggu Prapaskah V hari ini patung dan salib di gereja atau kapel mulai ditutupi dengan kain warna ungu. Bacaan Injil hari ini berbicara soal siapakah Yesus itu.
Percik Firman: Memberi Penilaian Negatif

Hidup bersama di zaman sekarang ini memiliki banyak tantangan. Orang bisa menyalahgunakan media sosial untuk menyebarkan berita bohong, fitnah, dan ancaman. Bahkan orang bisa menghakimi sesamanya dengan kata-kata dan penilaian negatif di media sosial.
Percik Firman: Bermental Kuat

Dalam bacaan Injil hari ini Tuhan Yesus mau diadili. Dia adalah orang saleh. Ia sendiri adalah kebenaran. Akan tetapi, keberadaan-Nya tidak selalu membuat semua orang senang.
Percik Firman: Belajar Taat dari St. Yusuf

Pada hari ini tanggal 19 Maret kita merayakan Hari Raya Santo Yusuf, suami Santa Perawan Maria. Sejak abad ke-8, Gereja menetapkan tanggal 19 Maret sebagai hari raya utama Santo Yusuf.
Percik Firman: Bekerja Tiada Henti

Dalam Katekismus Gereja Katolik (KGK) no. 2427, ditegaskan Karya manusia adalah tindakan langsung dari manusia yang diciptakan menurut citra Allah. Kita manusia dipanggil, supaya bersama-sama melanjutkan karya penciptaan Allah.
Percik Firman: Pertolongan Tuhan Tepat pada Waktunya

Pertolongan Tuhan tepat pada waktunya. Merenungkan bacaan Injil hari ini, saya teringatkan akan pengalaman seorang pasutri yang lama berdoa dan mengharapkan belaskasih Tuhan.