Senin, 25 Mei 2026
PW Santa Perawan Maria Bunda Gereja
Bacaan Injil: Yoh. 19:25-34
Saudara-saudari yang terkasih,
Pada hari ini, sehari setelah Hari Raya Pentakosta, Gereja merayakan Peringatan Wajib Santa Perawan Maria Bunda Gereja (Mater Ecclesiae). Peringatan ini ditetapkan oleh Paus Fransiskus di Vatikan pada tanggal 3 Maret 2018.
Gereja menggambarkan Bunda Maria bersama para rasul dan para murid yang berkumpul bersama pada hari Pentakosta yang pertama. Bunda Maria adalah teladan bertekun dalam doa dan beriman, seorang ibu yang tangguh dan tegar, dan tidak mudah mengeluh dan menyarah.
Bunda Maria selalu hadir, menyertai, dan ada sejak awal mula Gereja lahir. Dia peduli dan gemati dengan kita. Dia menjadi ibu bagi kita semua, seperti dikatakan Santo Agustinus, “Bunda Maria sungguh-sungguh ibu dari anggota-anggota Kristus, yaitu kita semua”.
Dengan menetapkan perayaan liturgis Santa Perawan Maria Bunda Gereja ini, Paus Fransiskus bermaksud mengajak semua anggota Gereja untuk meneladan Bunda Maria, sehingga semakin tumbuh “rasa keibuan Gereja dalam diri para imam, kaum religius, dan umat beriman yang didasari rasa hormat sejati kepada Bunda Maria”.
Gelar Santa Perawan Maria Bunda Gereja ini merupakan devosi kuno dari umat Katolik kepada Bunda Maria yang sudah berlangsung dari abad ke abad. Gelar ini pertama kali digunakan oleh Berengaud (Uskup Treves); kemudian Santo Antoninus (Uskup Agung Florence), dan Santo Laurensius Giustiniani.
Paus Yohanes Paulus II seringkali mempergunakan gelar Maria Bunda Gereja ini sejak awal masa kepausannya tahun 1978. Terkait dengan penjelasan lebih lengkap terkait Santa Perawan Maria Bunda Gereja ini, dapat kita baca di buku ini (Y. Gunawan Pr, “12 Katekese, Renungan dan Doa Bunda Maria”, Kanisius, Yogyakarta, 2019, hlm. 54-62).
Marilah pada hari ini kita bersyukur atas keteladanan Bunda Maria. Secara khusus, mari bersyukur pula atas ibu kita masing-masing. Cobalah ingat sosok ibu kita. Hadirkan kembali ketangguhan demi ketangguhan yang beliau tunjukkan dalam mengasuh, mendidik, dan membesarkan kita.
Mari kita persembahkan doa khusus untuk ibu kita masing-masing hari ini.
Berkah Dalem dan Salam Teplok dari Bujang Semar (Bumi Jangli Semarang).
Y. Gunawan, Pr









