Jumat Pertama, 1 Mei 2026
Devosi Pada Hati Kudus Yesus
Bacaan Injil: Yoh 14:1-6
Saudari-saudaraku yang terkasih,
Dalam bacaan Injil hari ini ditegaskan bahwa keselamatan Allah diberikan kepada orang-orang yang percaya kepada-Nya. Tuhan Yesus sudah menyediakan tempat yang istimewa bagi kita. Dialah Sang Jalan, Kebenaran dan Hidup. Oleh karena itu, kita tidak perlu gelisah dan khawatir. Kita hanya diminta untuk percaya kepada-Nya dengan penuh iman.
Tuhan Yesus menegaskan: ”Akulah jalan, kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa kalau tidak melalui Aku”. Yesus adalah Sang Jalan, Kebenaran dan Hidup yang mengantar kita menuju keselamatan atau kedamaian abadi. Dialah Sang Juru selamat.
Dalam kosakata masyarakat kita, kata ”juru” menunjuk pada seseorang yang mempunyai keahlian dan kompetensi tertentu. Misal: juru masak, juru tulis, juru parkir, juru foto, juru kunci, dsb.
Tuhan Yesus adalah Juru Selamat. Artinya, Dialah pribadi yang kita percayai mempunyai kompetensi, kemampuan, keahlian yang membawa kita pada keselamatan, menunjukkan jalan keselamatan, pribadi yang mampu menyelamatkan kita.
Kita perlu bangga menjadi orang Katolik. Kita mempunyai Yesus, Sang Juru Selamat, yang pasti akan mengantar kita pada keselamatan sejati dan ke tempat yang sudah disediakan-Nya untuk kita.
Mari kita menjadi orang Kristiani yang sejati, bukan orang Kristiani peti mati. Artinya, kita berusaha sungguh-sungguh menghayati iman Katolik selagi masih hidup di dunia ini dengan sarana-sarana doa yang ada seperti Rosario, Kitab Suci, dll. Jangan sampai Rosario dan Kitab Suci sekedar menjadi ”hiasan” saat nanti kita sudah berbaring dalam peti.
Pada awal bulan Mei, Bulan Maria ini, kiranya baik kita merenungkan beberapa kesaksian orang kudus tentang doa Rosario. Santo Padre Pio mengungkapkan, “Dalam kesukaran hidup, Menggenggam Rosario seperti menggenggam tangan Bunda Maria”. Santo Yohanes Bosco menegaskan, “Dimana Doa Rosario didaraskan, akan ada kedamaian atau ketenangan di sana berhari-hari”
Marilah di bulan Mei ini kita rajin mendoakan doa Rosario agar kita tidak mudah gelisah, tetapi percaya dan berserah pada Allah seperti Bunda Maria.
Pertanyaan refleksi, apa yang pernah membuat kita gelisah dalam hidup ini? Apa usaha yang kita lakukan untuk mengatasi kegelisahan itu? Berkah Dalem dan Salam Teplok dari Bujang Semar (Bumi Jangli Semarang).
Y. Gunawan, Pr









