Percik Firman: Motivasi Mengikuti Yesus

Dalam bacaan Injil hari ini dikisahkan bagaimana orang banyak merasa senang dengan Yesus. Bukan karena ajaran Yesus, tetapi karena dikenyangkan dengan adanya mukjizat 5 roti dan 2 ikan. Mereka mengikuti Yesus karena bermula dari makanan (jasmaniah).

Percik Firman: Perjumpaan dengan Yesus Mengubah Hidup

Dalam bacaan injil hari ini, ada dua orang dari murid Yesus pulang ke kampung Emaus. Letaknya kira-kira tujuh mil (sekitar 11,26 km) jauhnya dari Yerusalem. Mereka berjalan kaki dengan muka muram. Mereka kecewa, sedih, dan tak bersemangat.

Percik Firman: Tuhan Pasti Datang Menolong

Gereja Katolik ibarat bahtera atau kapal yang berlayar. Sampai ada lagu yang berjudul “Gereja bagai Bahtera”. Dalam pelayaran kita mengarungi “samudera kehidupan di dunia ini”, kita berada dalam kapal yang sama bersama Sri Paus sebagai pemimpin kita.

Percik Firman: Dari Terbatas Menjadi Berlimpah

Bacaan Injil hari ini sangat menarik dan inspiratif. Saat Yesus berada di sebuah gunung, banyak orang berbondong-bondong datang kepada-Nya. Dia tidak tega melihat mereka yang kelaparan. Hati-Nya tergerak oleh belaskasihan.

Percik Firman: Pengalaman Dikasihi Allah

Sabda Tuhan hari ini menegaskan bahwa Allah mengasihi dan menyertai Yesus dalam menjalankan perutusan-Nya. Yohanes Pembaptis memberikan kesaksian bahwa Allah Bapa mengasihi Yesus, anak-Nya.

Percik Firman: Bijak dalam Memilih Tindakan

Hidup kita sehari-hari diwarnai aneka pilihan, dari hal yang sederhana sampai yang serius. Kita bisa memilih baju mana yang mau dipakai hari ini, mau memakai sepatu atau sandal, mau masak apa hari ini, mau mendoakan siapa hari ini, perkataan mana yang mau disampaikan ke orang lain (menghujat atau memuji), mau hidup berkeluarga atau selibat. Bahkan, sampai ada yang mengatakan: Menjadi tua adalah kepastian, menjadi dewasa adalah pilihan.

Percik Firman: Tindakan Kasih yang Menyelamatkan

Bacaan Injil hari ini mengingatkan saya akan pengalaman berziarah ke Gunung Nebo, Yordania. Menurut tradisi, di gunung itu dipercaya Nabi Musa wafat. Situs Gunung Nebo memiliki makna panting dalam memorial perjalanan Nabi Musa.

Percik Firman: Berani Jujur itu Hebat

Dalam bacaan Injil hari ini Nikodemus, seorang pemimpin agama Yahudi, berkata dengan jujur tentang siapa Yesus. Nikodemus menjadi contoh seorang “ksatria”.

Percik Firman: Menjadi Rasul Kerahiman

Seminggu setelah Hari Raya Kebangkitan Kristus (Paskah), kita merayakan Minggu Kerahiman Ilahi. Pesta Kerahiman Ilahi ini ditetapkan oleh Paus Yohanes Paulus II pada 30 April 2000 bersamaan kanonisasi Santa Faustina.

Percik Firman: Amanat Agung Evangelisasi

Dalam Anjuran Apostolik “Evangelii Gaudium” (Pewartaan Injil di Dunia Dewasa Ini), Paus Fransiskus mengajak kita untuk ambil bagian dalam tahap baru pewartaan Injil yang ditandai dengan kegembiraan.