Kamis, 25 Juni 2026
Bacaan Injil: Mat 7:21-29
Saudari-saudara yang terkasih,
Dalam bacaan Injil hari ini Tuhan Yesus menantang kita untuk menjadi pelaksana sabda dalam kehidupan sehari-hari. Kita semua diharapkan tidak hanya menjadi pembaca dan pendengar sabda, tetapi juga menjadi pelaksana sabda Tuhan.
Dia memuji orang yang melaksanakan sabda Tuhan. “Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu”, tegas Yesus.
Pada hari ini Gereja Keuskupan Agung Semarang (KAS) merayakan Hari Ulang Tahun ke-86. Pada tanggal 25 Juni 1940 Paus Pius XII di Vatikan menetapkan berdirinya Vikariat Apostolik Semarang (kini: Keuskupan Agung Semarang) dengan Konstitusi Apostolik Vetus de Batavia.
Dalam rentang perjalanan selama 86 tahun, ada banyak perkembangan dan buah-buah iman yang bisa kita rasakan saat ini berkat perjuangan dan kegigihan para misionaris, para perintis, dan para katekis awam. Mereka telah meletakkan pondasi yang kokoh. Gereja KAS dibangun di atas batu “iman” dari para misionaris dan perintis. Keterlibatan kaum awam membanggakan. Panggilan menjadi iman dan biarawan/wati tumbuh subur.
Kemajuan pelayanan di bidang pendidikan (Sekolah Katolik dan Universitas Katolik), kesehatan (rumah sakit Katolik), pastoral, dan sosial-kemasyarakatan juga membanggakan kita semua. Kehadiran dan kontribusinya bagi masyarakat dan bangsa Indonesia sangat terasa.
Hal tersebut senada dengan sabda Tuhan pada hari ini. Gereja KAS didirikan di atas batu yang kokoh, bukan di atas pasir. Dengan aneka “terpaan badai” (gempa bumi, gunung meletus, banjir, intoleransi, wabah Covid-19, dsb) selama ini, paguyuban umat KAS tetap kokoh dan kuat. Solidaritas dan persaudaraan makin besar.
Pertanyaan refleksinya, Sabda Tuhan mana yang menjadi pegangan hidup kita selama ini? Apa yang sudah kita sumbangkan untuk Gereja dan bangsa kita? Dirgahayu Gereja KAS. Semoga Gereja KAS makin bahagia, menginspirasi dan menyejahterahkan.
Berkah Dalem dan Salam Teplok dari Bujang Semar (Bumi Jangli Semarang).
Y. Gunawan, Pr









