BKL Hari 21: Sakramentali
Sebagian orang tua memiliki kebiasaan untuk memberkati anak-anak yang akan meninggalkan rumah. Misalnya saja sewaktu anak-anak mau berangkat ke sekolah. Anak-anak tersebut mencium tangan ayah atau ibu. Setelahnya orang tua memberikan berkat berupa tanda salib di dahi anak. Suatu hari Bapak Sianturi mengatakan bahwa hanya imam saja yang boleh memberikan berkat berupa tanda salib itu […]
BKL Hari 20: Ibadat Harian
Anita dan kedua orangtuanya bertamu dan menemui Sr. Perpetua di susteran. Menjelang pukul enam sore, para suster yang lain berjalan beriringan menuju kapel. Anita bertanya: “Suster, mengapa para suster sekarang ke kapel? Bukankah Misanya sudah tadi pagi?”. Jawab Sr. Perpetua: “Para suster akan berdoa Ibadat Sore Anita”. Anita penasaran dan bertanya lagi: “Ibadat sore itu […]
BKL Hari 19: Sakramen Imamat dan Sakramen Perkawinan
Kadang ada umat yang bertanya:“Siapakah rama yang akan memimpin misa?”Jika tidak senang dengan rama tertentu, dia keluar dari gedung gereja dan pergi ke gereja lain. Hal yang mirip terjadi juga dalam peneguhan perkawinan. Calon pengantinkadang memilih imam “favoritnya” yang akan memberkati perkawinannya.Di kalangan umat dikenalrama favorit, rama yang biasa saja, rama yang sulit dicariatau rama […]
Perayaan Ekaristi Tanggung Jawab Seluruh Umat
Perayaan Liturgi itu perayaan bersama, bukan perayaanku pribadi
BKL Hari 18: Sakramen Tobat: Wujud Kemurahan Hati Allah
Sebelum Misa Jumat Pertama, ada seorang pemuda yang mengaku dosa kepada Rama Martinus. Pemuda itu berasal dari luar kota. Ia sudah lama tidak mengaku dosa. Begitu dosanya diampuni, ia merasa damai dan lega. Kemudian ia bertanya kepada Rama Martinus: “Rama, apa boleh saya minta Rosario untuk saya pakai doa?” Rama Martinus memberikan rosarionya kepada pemuda […]
BKL Hari 17: Sakramen Pengurapan Orang Sakit
Meskipun sudah tua dan sering jatuh sakit, Pak Mateus tidak mau menerima sakramen Pengurapan orang sakit. Alasannya adalah sakramen tersebut ditujukan untuk mereka yang mau meninggal dunia. Keluarga Pak Mateus pun tidak mau memintakan sakramen Pengurapan kepada Rama paroki karena menurut mereka orang-orang sakit yang menerima sakramen Pengurapan justru akan lebih cepat meninggal dunia. Seringkali […]
BKL Hari 16: Sakramen-Sakramen Inisiasi
Bapak Ignatius memiliki putri Kartika yang berkebutuhan khusus. Ia bersyukur atas anugerah pembaptisan putrinya bersama 248 penyandang disabilitas lainnya di salah satu Gereja. Kartika pun secara resmi masuk dalam persekutuan Gereja Katolik. Apa yang dimaksud dengan sakramen Inisiasi dalam Gereja Katolik? Kata inisiasi berasal dari bahasa Latin initiatio(kata benda) dan inire atau initiare (kata kerja) […]
BKL Hari 15: Liturgi Sakramen, Liturgi Harian, dan Sakramentali
Saat berjumpa dengan pak Teguh, prodiakon paroki, pak Tomo sebagai ketua lingkungan bertanya: “Pak Teguh, apa bisa memimpin liturgi pemberkatan sepeda motornya keluarga Stefanus ya?” Pak Teguh sebagai prodiakon baru itu sambil senyum-senyum menjawab: “Boleh…boleh, pemberkatan sepeda motor kan termasuk liturgi…jadi sudah tugas saya itu, bukan tugas pak pamong lingkungan”. Pak Tomo senang sekali, lalu […]
BKL Hari 14: Makna dan Nilai Perayaan Ekaristi
Setelah merayakan Ekaristi harian, seorang ibu mengatakan demikian: “Rama, sudah sejak kecil saya setiap hari pergi ke gereja. Saya merasa ada sesuatu yang kurang dan hidup terasa hampa jika tidak ikut Ekaristi. Hari Minggu kemarin saya merasa kecewa karena peneguhan perkawinan cucu saya tidak dirayakan dengan Ekaristi“. Dengan Ekaristi yang pertama (Komuni Pertama) dan dengan […]
BKL Hari 13: Ekaristi: Tinggal dalam Kristus dan Berbuah
“Ekaristi: Tinggal dalam Kristus dan Berbuah” menjadi tema besar dalam Kongres Ekaristi Keuskupan II di Keuskupan Agung Semarang. Kita diingatkan bahwa pada saat perayaan Ekaristi kita tinggal bersama dengan Tuhan. Seluruh bagian dalam perayaan Ekaristi menjadi saat yang istimewa yaitusaat bersama dengan Tuhan. Ia hadir di tengah kita. Kita dan banyak umat merasakan bahwa pada […]