Family Gathering Komsos Kevikepan Kedu

  Komsos Kevikepan Kedu mengadakan Family Gathering yang dilaksanakan di Kompleks Taroanggro, yaitu Taman Rohani Anggrung Gondok Wonosobo. Kegiatan ini diadakan dalam rangka syukuran atas terlaksananya program kerja pembuatan dan pemutaran film kisah sengsara Tuhan Yesus di Kevikepan Kedua. Kegiatan yang diadakan pada hari Minggu, 12 Mei 2019 ini dihadiri oleh perwakilan Komsos Paroki di […]

Mengklopkan Generasi Jaman Old dengan Jaman Now

Komsos Kevikepan DI Yogyakarta kembali mengadakan pertemuan, kali ini bertempat di gereja Santa Theresia Liseux Boro. Dalam pertemuan ini ada beberapa hal yang dibahas, diantaranya adalah bagaimana cara untuk mengklopkan cara kerja di Komsos antara generasi jaman old dan jaman now. Masih dirasakan adanya gap atau pemisah antara anggota Komsos yang tua dan yang muda […]

BKL Hari 13: Ekaristi: Tinggal dalam Kristus dan Berbuah

“Ekaristi: Tinggal dalam Kristus dan Berbuah” menjadi tema besar dalam Kongres Ekaristi Keuskupan II di Keuskupan Agung Semarang. Kita diingatkan bahwa pada saat perayaan Ekaristi kita tinggal bersama dengan Tuhan. Seluruh bagian dalam perayaan Ekaristi menjadi saat yang istimewa yaitusaat bersama dengan Tuhan. Ia hadir di tengah kita. Kita dan banyak umat merasakan bahwa pada […]

BKL Hari 12: Doa dan Devosi Pribadi dalam Perayaan Ekaristi

“Hai! Warna rosariomu kok aneh, merah putih?” tanya Winda pada Nuridi halaman gereja pada hari Minggu. “Baguslah! Seperti bendera merah putih. Ini baru lho. Rosario ini merupakan pemberian tante saya yang tinggal di Jakarta,” jelas Nuri. “Luar biasa. Sudah dipakai untuk doa?” tanya Winda lagi. “Belumlah. Saya mau inreyen selama Misa nanti,” imbuh Nuri penuh […]

THE NDUL’ERS : Beni, Mewarnai Indonesia dengan Stand Up Comedy

Beberapa tahun belakanganan ini, muncul genre baru di dunia komedi di Indonesia yaitu Stand Up Comedy. Masih perlu perjuangan dalam mempertahankan eksistensinya. Komedi yang cenderung berisi sebuah kritik, ternyata oleh sebagian orang di Indonesia masih belum dapat diterima. Masih muncul kekawatiran ketika seorang komik menyampaikan materinya, apakah melanggar hukum atau tidak. Atau masih banyak orang […]

BKL Hari 11: Struktur Pokok Perayaan Ekaristi dan Keutuhannya

Pada suatu perayaan Ekaristi di Gereja, Anita bertugas untuk pertama kalinya sebagai pengedar kotak kolekte. Ia sudah diberi tahu agar harus siap di tempat begitu liturgi sabda selesai. Karena baru pertama kali bertugas, Anita tidak tahu apa yang dimaksud dengan bagian akhir dari liturgi sabda. Anitaberpikir bahwa ia harus mulai mengedarkan kotak kolekte setelah bacaan […]

BKL Hari 10: Perwujudan Iman dan Perayaan Iman

Keluarga Bapak Kukuh dikenal aktif dalam kegiatan Gereja dan masyarakat. Ibu Kukuh saat ini diajukan oleh lingkungan menjadi Prodiakon. Bapak Kukuh aktif di tim kerja PSE dan pengurus RT paroki. Mereka dikaruniai tiga anak. Anak pertama sedang menyusun skripsi dan aktif di Karang Taruna. Anak kedua dan ketiga rajin menjadi putra altar di Gereja. Walaupun […]

BKL Hari 9: Kehadiran Kristus dalam Perayaan Ekaristi

Di pintu utama suatu gereja terpasang tulisan demikian:”Datang terlambat, pulang duluan, kehilangan berkat Tuhan”. Tulisan tersebut dilatarbelakangi keprihatinan bahwa tidak sedikit umat yang datang terlambat untuk mengikuti Perayaan Ekaristi.Namun mereka bergegas pulang setelah menyambut Komuni tanpa menanti berkat dan pengutusan. Bagi mereka, yang penting adalah menyambut Komuni Kudus. Bagian tata Perayaan Ekaristi yang lain bisa […]

BKL Hari 8: Ekaristi sebagai Puncak dan Pusat seluruh Liturgi

Pada hari Minggu pagi, Pak Karsosuwung kelihatan begitu sibuk menata dagangannya berupa pakaian. Cucunya yang bernama Bimobersiap-siap pergi ke Gereja untuk mengikuti perayaan Ekaristi. Bimo kelihatan terkejut melihat kakeknya tidak pergi ke Gereja.Ia bertanya: “Mbah, ini hari Minggu kok tidak pergi ke Gereja?” Jawab Pak Karsosuwung: “Le, kemarin diumumkan bahwa hari ini car-freeday di depan […]

Liturgi dan Hidup Sehari-hari

Liturgi dan hidup sehari-hari merupakan hal yang tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lain. Iman dirayakan dalam perayaan liturgi. Iman diwujudkan dalam hidup sehari-hari. Oleh karenanya, pengalaman hidup harian dibawa dan dipersembahkan dalam sebuah perayaan liturgi. Buah-buah yang didapatkan dalam perayaan liturgi dibawa dan dihidupi dalam hidup keseharian.