Kamis, 29 Oktober 2026
Bacaan Injil: Luk 13: 31-35
Saudari-saudaraku yang terkasih,
Dalam bacaan Injil hari ini, Tuhan Yesus mengalami suasana batin rindu. Apa yang dirindukan? Tuhan Yesus rindu mengumpulkan sebanyak mungkin orang untuk bersatu dan mengalami keselamatan. DiungkapkanNya: “Berkali-kali Aku rindu mengumpulkan anak-anakmu, sama seperti induk ayam mengumpulkan anak-anaknya di bawah sayapnya”. Itu dikatakan Yesus saat masuk ke kota suci Yerusalem.
Yerusalem adalah kota suci atau kota idaman bagi umat beriman. Bait suci orang-orang Yahudi berada di Yerusalem. Yesus wafat dan naik ke sorga di Yerusalem. Kota Suci berarti dipersembahkan diri seutuhnya kepada Allah, sehingga siapapun yang suci akan diberkati oleh Allah dan ke manapun ia pergi senantiasa dalam perlindungan Allah.
Sejak semula Yesus sudah sadar bahwa para nabi terdahulu menghadapi ajalnya di Yerusalem. Ia tahu bahwa Ia akan senasib dengan mereka. Yesus bukan hanya berhadapan dengan orang-orang yang tidak menerima-Nya, namun yang lebih sulit lagi ialah Ia berhadapan dengan pola pikir, tabiat, dan karakter yang sudah terbentuk dan membatu. Cara pandang (mindset) inilah yang menguasai alam pikiran mereka sehingga sangat sulit untuk diperbarui.
Keluarga, komunitas biara, pastoran dan tempat kerja merupakan tempat dimana kita juga mencurahkan cinta, tenaga dan waktu kita. Di situ kita mempersembahkan diri kita bagi Allah melalui saudara-saudari kita. Keluarga dan tempat kerja merupakan tempat idaman kita, yang menjanjikan kebahagiaan sejati sekaligus penuh dengan aneka tantangan.
Terkait dengan kerinduan, biasanya ada tiga motivasi orang ikut Ekaristi, yaitu: kewajiban, kebutuhan, dan kerinduan. Apakah kita sudah sampai pada motivasi kerinduan setiap ikut Ekaristi? Misalnya: kerinduan untuk bisa menimba inspirasi atau kekuatan dari sabda Tuhan dan komuni suci, kerinduan mendapat pekerjaan, kerinduan menemukan pasangan hidup yang seiman, kerinduan mendapat keturunan, kerinduan anaknya kembali “pulang” ke pangkuan Gereja Katolik, dsb. Semoga Tuhan memenuhi dan menjawab kerinduan kita.
Pertanyaan refleksi, Apa yang menjadi kerinduan kita saat ini?
Berkah Dalem dan Salam Teplok dari Bujang Semar (Bumi Jangli Semarang) # Y. Gunawan, Pr



