Merenungkan pesan misteri perayaan Kamis Putih hari ini, kita selalu diingatkan akan makna sebuah pelayanan yang sepenuh hati. Tuhan Yesus memberikan teladan nyata dalam melayani secara tulus lewat Perjamuan Malam Terakhir dan pembasuhan kaki para murid-Nya.
Ada orang yang berpindah agama demi mendapat promosi jabatan. Ada pula yang demi karier berpindah agama. Ada orang yang berkomentar, “Tuhan ditukar dengan sepiring nasi”. Atau komentar lain, “Tuhan dijual dengan harta duniawi”.
Saudari-saudara terkasih, mari kita bersatu dalam doa dan mendukung Para Imam kita dalam mengucapkan Pembaruan Janji Imamat dan Pemberkatan Minyak Suci.
Dalam masyarakat Jawa, dikenal ada ungkapan “Aja mung obor-obor blarak”. Obor blarak adalah nyala api yang terjadi pada blarak (daun kelapa kering). Blarak akan mudah sekali terbakar.
Ada sebagian dewan paroki berkonspirasi mau memindahkan Romo Parokinya. Mereka resah atas kehadiran Romo itu. Kenyamanan mereka yang terjadi selama ini terusik.
Pada hari ini Gereja merayakan Hari Raya Minggu Palma atau Minggu Sengsara. Hari Raya ini membuka rangkaian pekan suci. Salah satu kekhasannya ada hiasan daun-daun palma di gereja.
Merenungkan pesan misteri perayaan Kamis Putih hari ini, kita selalu diingatkan akan makna sebuah pelayanan yang sepenuh hati. Tuhan Yesus memberikan teladan nyata dalam melayani secara tulus lewat Perjamuan Malam Terakhir dan pembasuhan kaki para murid-Nya.
Ada orang yang berpindah agama demi mendapat promosi jabatan. Ada pula yang demi karier berpindah agama. Ada orang yang berkomentar, “Tuhan ditukar dengan sepiring nasi”. Atau komentar lain, “Tuhan dijual dengan harta duniawi”.
Saudari-saudara terkasih, mari kita bersatu dalam doa dan mendukung Para Imam kita dalam mengucapkan Pembaruan Janji Imamat dan Pemberkatan Minyak Suci.
Dalam masyarakat Jawa, dikenal ada ungkapan “Aja mung obor-obor blarak”. Obor blarak adalah nyala api yang terjadi pada blarak (daun kelapa kering). Blarak akan mudah sekali terbakar.
Ada sebagian dewan paroki berkonspirasi mau memindahkan Romo Parokinya. Mereka resah atas kehadiran Romo itu. Kenyamanan mereka yang terjadi selama ini terusik.