Dalam bacaan Injil hari ini Nikodemus, seorang pemimpin agama Yahudi, berkata dengan jujur tentang siapa Yesus. Nikodemus menjadi contoh seorang “ksatria”.
Menggunakan AI (Artificial Intelligence) atau Kecerdasan Buatan untuk membuat konten itu mudah, namun memanfaatkannya secara etis adalah sebuah seni. Kita tidak ingin AI sekadar menjadi alat produksi massal yang hampa jiwa. Dalam konteks pewartaan Gereja, AI harus tunduk pada kompas moral.
Keindahan harmoni yang tercipta siang itu bukanlah hasil dari sebuah kebetulan instan. Di balik presisi pukulan gamelan tersebut, tersimpan kedisiplinan umat yang telah berlatih selama dua bulan penuh. Proses latihan ini dimulai sejak masa Prapaskah sebuah periode yang dalam tradisi Gereja dikenal sebagai masa retret agung dan "mati raga" yang sunyi.
Seminggu setelah Hari Raya Kebangkitan Kristus (Paskah), kita merayakan Minggu Kerahiman Ilahi. Pesta Kerahiman Ilahi ini ditetapkan oleh Paus Yohanes Paulus II pada 30 April 2000 bersamaan kanonisasi Santa Faustina.
Dalam Anjuran Apostolik “Evangelii Gaudium” (Pewartaan Injil di Dunia Dewasa Ini), Paus Fransiskus mengajak kita untuk ambil bagian dalam tahap baru pewartaan Injil yang ditandai dengan kegembiraan.
Tagline “Gereja yang Inspiratif” mengundang kita untuk bertanya secara jujur: apakah kita sebagai umat menginspirasi nilai-nilai yang berkaitan dengan kerukunan? Apakah kehidupan kita — cara kita bekerja, bertetangga, berbisnis, bermedsos — menjadi kesaksian yang memperkuat budaya toleransi?
Saat liburan akhir tahun orang biasanya mengadakan kegiatan reuni, baik dengan teman SMP, teman SMA, teman kuliah, kelompok misdinar, atau OMK. Suasananya diwarnai sukacita.
Dalam bacaan Injil hari ini Nikodemus, seorang pemimpin agama Yahudi, berkata dengan jujur tentang siapa Yesus. Nikodemus menjadi contoh seorang “ksatria”.
Menggunakan AI (Artificial Intelligence) atau Kecerdasan Buatan untuk membuat konten itu mudah, namun memanfaatkannya secara etis adalah sebuah seni. Kita tidak ingin AI sekadar menjadi alat produksi massal yang hampa jiwa. Dalam konteks pewartaan Gereja, AI harus tunduk pada kompas moral.
Keindahan harmoni yang tercipta siang itu bukanlah hasil dari sebuah kebetulan instan. Di balik presisi pukulan gamelan tersebut, tersimpan kedisiplinan umat yang telah berlatih selama dua bulan penuh. Proses latihan ini dimulai sejak masa Prapaskah sebuah periode yang dalam tradisi Gereja dikenal sebagai masa retret agung dan "mati raga" yang sunyi.
Seminggu setelah Hari Raya Kebangkitan Kristus (Paskah), kita merayakan Minggu Kerahiman Ilahi. Pesta Kerahiman Ilahi ini ditetapkan oleh Paus Yohanes Paulus II pada 30 April 2000 bersamaan kanonisasi Santa Faustina.
Dalam Anjuran Apostolik “Evangelii Gaudium” (Pewartaan Injil di Dunia Dewasa Ini), Paus Fransiskus mengajak kita untuk ambil bagian dalam tahap baru pewartaan Injil yang ditandai dengan kegembiraan.