Percik Firman: Hati yang Berbelaskasih

Twitter
WhatsApp
Email
Bacaan Injil hari ini mengisahkan aneka pelayanan Tuhan Yesus yang dilandasi semangat belaskasih kepada banyak orang. Dia menyembuhkan orang bisu yang kerasukan setan, mengajar dalam rumah-rumah ibadah, mewartakan Injil Kerajaan Allah ke semua kota dan desa, serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan.

Selasa, 7 Juli 2026
Bacaan Injil: Mat 9:32-38

Saudari-saudara yang terkasih,
Bacaan Injil hari ini mengisahkan aneka pelayanan Tuhan Yesus yang dilandasi semangat belaskasih kepada banyak orang. Dia menyembuhkan orang bisu yang kerasukan setan, mengajar dalam rumah-rumah ibadah, mewartakan Injil Kerajaan Allah ke semua kota dan desa, serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan.

Lebih lanjut Santo Matius mengungkapkan, “Melihat orang banyak itu tergeraklah hati Yesus oleh belas kasih kepada mereka”. Dinyatakan “hati Yesus tergerak oleh belas kasihan”. Dan inilah yang mendorong Tuhan Yesus melakukan aneka pelayanan tanpa lelah.

Tuhan Yesus memberi contoh konkret. Berbelas kasihan (compassion) tidak cukup dibibir saja, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering bertemu dengan begitu banyak orang yang butuh empati dan perhatian.

Misalnya: orang yang sakit, orang yang menderita, orang yang tidak mempunyai makanan yang cukup, orang yang sedang putus asa, orang yang sedang kesulitan biaya sekolah, anak yatim piatu, dsb.

Tuhan Yesus menantang kita hari ini: kita mau berbelaskasih atau kita mau masa bodoh (cuek) saja? Melalui Sabda-Nya hari ini, Tuhan Yesus bertanya kepada kita masing-masing, “Berapa banyak Berkat yang telah kamu terima dari BapaKu? Berapa banyak waktumu untuk orang lain? Seberapa pedulinya kamu pada sesamamu yang sedang butuh bantuan?”

Berkah Dalem dan Salam Teplok dari Bujang Semar (Bumi Jangli Semarang).

Y. Gunawan, Pr