Katekis Masa Kini Setara dengan Konten Kreator, Berikut 4 Terobosan Penting untuk Katekese Modern di Era Teknologi

Masa depan katekese kini terletak pada keberanian kita untuk melangkah keluar dari zona nyaman dan berinovasi dengan teknologi. Transformasi digital bukanlah upaya untuk menggantikan esensi iman, melainkan memperbarui cara kita menyajikannya agar tetap hidup di hati umat.
Langkah kecil dari layar gawai para katekis hari ini adalah lompatan besar bagi masa depan Gereja. Pertanyaannya bagi kita semua.
Paskahan Jomblo Katolik Perdana di Kevikepan Kedu Menjadi Oase Pertemuan Nyata bagi Pencari Pasangan Hidup

Paskahan Jomblo perdana di Kevikepan Kedu ini memberikan pesan visioner, bahwa di tengah isolasi digital yang kian nyata, komunitas religius tetap mampu menjadi jembatan bagi pertemuan hati yang tulus. Membangun sebuah keluarga memerlukan lebih dari sekadar kesamaan hobi di profil media sosial, ia memerlukan kehadiran fisik, keberanian untuk menyapa, dan ketulusan untuk saling mengenal dalam iman.
100 Wanita Katolik RI Cabang Kabupaten Magelang Praktik Membuat Media Tanam Organik: dari Perempuan untuk Bumi

Pelatihan pembuatan media tanam organik ini bukan sekadar urusan teknis bercocok tanam, melainkan sebuah bentuk literasi baru bagi perempuan. Di tengah ketidakpastian iklim dan fluktuasi harga pangan, keterampilan mengolah pekarangan adalah langkah strategis menuju kedaulatan pangan. Menguasai media tanam berarti mengambil alih kontrol atas apa yang dikonsumsi keluarga memastikan nutrisi terbaik hadir dari tangan sendiri tanpa ketergantungan pada input kimia yang mahal.
OMK dan KOMSOS Membaptis Algoritma: Mengikhtiarkan AI Jadi Masa Depan Pewartaan

Menggunakan AI (Artificial Intelligence) atau Kecerdasan Buatan untuk membuat konten itu mudah, namun memanfaatkannya secara etis adalah sebuah seni. Kita tidak ingin AI sekadar menjadi alat produksi massal yang hampa jiwa. Dalam konteks pewartaan Gereja, AI harus tunduk pada kompas moral.
Simfoni Gending di Ambang Altar: Saat Iman dan Budaya Bertaut di Karanggedong

Keindahan harmoni yang tercipta siang itu bukanlah hasil dari sebuah kebetulan instan. Di balik presisi pukulan gamelan tersebut, tersimpan kedisiplinan umat yang telah berlatih selama dua bulan penuh. Proses latihan ini dimulai sejak masa Prapaskah sebuah periode yang dalam tradisi Gereja dikenal sebagai masa retret agung dan “mati raga” yang sunyi.
Pekan Suci dalam Citra dari Tombol Rana: Secuplik Peristiwa Paskah di Gereja Santo Yusup Pekerja Mertoyudan

Titik tertinggi keheningan merasuk dalam kalbu bagi para umat terbentuk pada Jumat Agung, Jumat,3 April 2026. Gereja tampak lebih sederhana, tanpa hiasan meriah. Salib menjadi pusat perhatian, mengajak umat merenungkan penderitaan dan wafat Kristus. Doa-doa dilantunkan dengan penuh khidmat, sementara suasana sunyi membantu setiap pribadi masuk dalam perenungan yang lebih dalam. Banyak umat datang dengan hati yang tertunduk, membawa doa dan pergulatan hidup mereka.
Aksi Solidaritas Umat Wilayah Santa Maria Regina Pacis Secang & Paroki Santa Maria Fatima Magelang, Kerja Bakti Bersihkan Saluran Irigasi Soropadan

Yang paling istimewa kegiatan ini juga dihadiri Bupati Temanggung Agus Setyawan atau lebih dikenal dengan nama Agus Gondrong. Agus sungguh mengapresiasi gerak langkah warga masyarakat yang sudah peduli dengan lingkungannya. Agus juga mengucapkan terima kasih bahwa yang terlibat bukan hanya warga Temanggung tapi juga warga Kabupaten Magelang yang juga merasakan manfaat dari irigasi Soropadan ini.
3.000 Warga Lintas Iman Membersihkan Saluran Irigasi Soropadan, Bupati Temanggung Agus Setiawan Beri Apresiasi Positif

Sebanyak 3.000 orang dari tujuh desa di Kabupaten Temanggung dan Magelang, Jawa Tengah, bergotong-royong, bersama-sama membersihkan lapisan sedimen dan sampah di di daerah irigasi Soropadan di Kecamatan Temanggung, Jawa Tengah, Minggu (25//1/2026).
Aksi Nyata SD Kanisius Sumberrejo 2 dan TK Santo Yusuf Mertoyudan Tanam Pohon di Taman Doa Imatuka

Suasana Natal masih terasa bagi siswa dan guru Sekolah Dasar atau SD Kanisius Sumberrejo 2 juga Taman Kanak-Kanak atau TK Santo Yusuf Mertoyudan. Mereka merayakannya dengan mengunjungi Taman Doa Imatuka di Dusun Gemer, Ngargomulyo, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, pada Jumat, 9 Januari 2026.
Didik Nini Thowok Meriahkan Natal Bersama ASN TNI POLRI BUMN BUMD se-Kabupaten Magelang di PPSM

Ketika berada di depan tamu undangan Didik membuat suasana mencair dan penuh senyuman. Para tamu yang tercatat sejumlah 1.350 orang itu juga tampak menikmati jalannya acara dari mulai hingga selesai.