Menjadi Pemimpin yang Melayani: Menginspirasi Langkah Perubahan di Paroki

Gereja dipanggil untuk menjadi Gereja yang bergerak keluar: tidak berdiam diri, melainkan aktif menyapa mereka yang jauh dan terlupakan. Karena Gereja hadir untuk melanjutkan karya keselamatan Yesus yang berlandaskan belas kasih, maka pemimpin yang mampu membawa perubahan nyata bukanlah mereka yang menuntut, melainkan mereka yang mampu menginspirasi melalui keteladanan hidup.
Pertandingan ‘’Voli Gembira’’ Paroki Santo Yusup Mertoyudan Membuktikan Olahraga Tak Melulu soal Otot, tapi Otak yang Brilian

Halaman samping gereja yang disulap dengan singkat seolah lapangan voli, menjadi saksi bisu bahwa pertandingan persahabatan Minggu, 6 September 2026 dijalankan dengan pandangan yang berbinar, serta kepala juga jiwa yang memiliki nalar.
Lahir Kembali dalam Perutusan: Alumni SEP/KEP Kevikepan Kedu Diingatkan Pentingnya Kesediaan Diri

Wakil Kepala Sekolah SEP/KEP Kevikepan Kedu, Serinus, menggarisbawahi pentingnya militansi iman di tengah dinamika zaman. “Acara ini dimaksudkan untuk memperkuat komitmen diri. Kita dituntut untuk selalu siap diutus dalam situasi dan kondisi apa pun,” tegasnya saat membuka acara.
Merto Got Talent, Panggung Talenta Umat Menyambut 70 Tahun Paroki Santo Yusup Mertoyudan

Merto Got Talent bukan semata-mata tentang siapa yang memiliki suara terbaik atau penampilan paling menarik. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa perjalanan sebuah paroki dibangun oleh banyak pribadi dengan talenta yang berbeda-beda.
Mempererat Tali Persaudaraan: Kemenag Kota Magelang dan Paroki St. Maria Fatima Gelar Aksi ‘Jumat Bersih’

Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai kompleks Gereja Santa Maria Fatima Magelang pada Jumat pagi (14/8/2026). Dalam rangka memperkokoh kerukunan antarumat beragama, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Magelang menyelenggarakan kegiatan “Jumat Bersih” dengan membersihkan area tempat ibadah.
Umat Paroki Santa Maria Fatima Magelang Diajak Memaknai Pelayanan dengan Darah dan Doa

Perhelatan itu mengambil tema “Aku Siap (Wani) Melayani”, adapun acara tersebut menjadi ruang refleksi bersama bagi para pelayan umat dalam lingkungan paroki.
Pertemuan Jomblo Katolik Terus Berjalan, Mendaraskan Iman, Harapan, dan Cinta, Romo Santo: Yang Penting Asyik Dulu!

Dari kegiatan tersebut telah menemukan 21 pasangan, sementara itu bagi yang belum mendapatkan semoga segera menemukan yang cocok dengan saling berinteraksi melalui kontak para peserta Jomlo Katolik jilid 2 kali ini.
Ketika FesThink #5 yang Menyala Tanpa Jeda demi Merawat Toleransi Beragama Bersama Kaum Muda

Festival Think adalah salah satu wadah orang muda katolik (OMK) Paroki
Santo Yusup Wonokerso untuk berkreasi dan berkarya. Kegiatan ini sudah
terlaksana sebanyak 4 kali, yang diawali pada tahun 2014 (Festing #1), 2015
(Festing #2), 2018 (Festhink #3), dan yang terakhir terlaksana pada tahun 2023
(Festhink #4). Festival Ting digagas oleh Ismanto, seniman patung dari
Lereng Merapi yang saat itu sedang berkontribusi dalam acara Tri Hari Suci
Gereja Santo Yusup Wonokerso (2014).
Komisi HAK Kevikepan Kedu Gelar Diskusi Cegah Konflik, Dorong Suasana Inklusif

Selain menindaklanjuti hasil Sidang Agung Gereja Katolik Indonesia 2025 dan pertemuan Komisi HAK Regio Jawa, forum ini secara khusus diadakan untuk menyikapi berbagai kesulitan nyata yang dihadapi masyarakat dalam mengurus perizinan tempat ibadah serta mengantisipasi potensi konflik yang berhubungan dengan pemakaman.
Komsos Kevikepan Jogja Barat Ingatkan untuk Jaga Wajah & Suara Manusia di Era AI

Dunia hari ini seakan tersihir oleh kecepatan algoritma. Kecerdasan buatan (AI) bukan lagi sekadar alat, melainkan narasi besar yang mendominasi percakapan global, mulai dari ruang redaksi hingga ke meja makan keluarga.