Komsos Kevikepan Jogja Barat Ingatkan untuk Jaga Wajah & Suara Manusia di Era AI

Dunia hari ini seakan tersihir oleh kecepatan algoritma. Kecerdasan buatan (AI) bukan lagi sekadar alat, melainkan narasi besar yang mendominasi percakapan global, mulai dari ruang redaksi hingga ke meja makan keluarga.
Membangun Komunikasi Menggembirakan, Menginspirasi, dan Menyejahterakan: Misa Paskah Bersama Tim Pelayanan Keamanan Parkir Paroki Fatima Magelang

Misa yang berlangsung hangat ini dipimpin langsung oleh Romo Paroki, Romo Ignatius Sapto Adi Wibowo, Pr. Menariknya, perayaan Paskah bersama ini jatuh bersamaan dengan Hari Komunikasi Sosial Sedunia ke-60 yang diperingati setiap Hari Minggu Paskah VII. Momen ganda ini menjadi refleksi mendalam bagi para pelayan yang setiap minggunya berdiri di barisan depan menyambut umat.
Menemukan Wajah Kristus di Boro: Catatan Reflektif Aksi Kasih Paskah Lingkungan St. Lidwina Sanden

Kabut tipis masih menyelimuti Stadion Moch. Soebroto ketika fajar menyingsing di hari Jumat, 1 Mei 2026. Namun, dinginnya pagi itu tak menyurutkan semangat langkah umat Lingkungan Santa Lidwina Sanden, Paroki Santa Maria Fatima Magelang. Hari itu bukan sekadar perjalanan wisata, melainkan sebuah peziarahan hati untuk mewujudkan tema Ardas Keuskupan Agung Semarang 2026-2030: “Gereja yang Bahagia, Menginspirasi, dan Menyejahterakan.”
Menjaga Hati Senantiasa Bahagia: Catatan Refleksi Rekoleksi Lansia Paroki Santa Maria Fatima Magelang

Sebanyak 210 umat lanjut usia dari berbagai lingkungan di wilayah Paroki Santa maria Fatima Magelang berkumpul bersama. Meski fisik mungkin tak lagi seprima dahulu, antusiasme mereka memenuhi ruang pertemuan, membuktikan bahwa semangat iman tidak mengenal batas usia.
Regenerasi dan Semangat Baru: Elysabeth Pudji Rahayu Kembali Terpilih Pimpin WKRI Ranting Magelang Utara

Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Ranting Magelang Utara sukses menggelar Rapat Anggota Ranting di gedung Panti Ekakapti kompleks Gereja Santa Maria Fatima Magelang dengan agenda utama pemilihan ketua baru untuk periode 2026-2029. Acara yang berlangsung khidmat pada Minggu, 3 Mei 2026 ini menjadi momentum penting bagi keberlanjutan organisasi dalam melayani Gereja dan masyarakat.
Bersama Bunda Maria dari Fatima: Menjadi Umat yang Bahagia, Menginspirasi, dan Menyejahterakan

Suasana khidmat sekaligus penuh sukacita menyelimuti Gereja Paroki Santa Maria Fatima pada Rabu, 13 Mei 2026. Hari itu menjadi momen yang sangat istimewa karena umat merayakan tiga peristiwa besar sekaligus: Hari Raya Kenaikan Tuhan, Novena keempat kepada Bunda Maria Fatma, serta Pesta Nama Paroki (Pesta Santa Maria dari Fatima).
Gelar Safari Komsos di 3 Rayon, Kevikepan Kedu Siapkan OMK Jadi Pewarta Digital Modern

Melalui kolaborasi antara pengalaman para senior Komsos dan kreativitas OMK, diharapkan pewartaan digital di setiap paroki di Kevikepan Kedu semakin solid, profesional, dan mampu menjadi saksi iman yang efektif di dunia maya.
Menelusuri Makna ‘Mlampah Sumarah’, Tradisi yang Menyatukan Ribuan Warga di Magelang

Ribuan warga banjiri Halaman Gereja Emmanuel Ngawen, Muntilan, Sabtu 9 Mei 2026. Tidak hanya warga Kabupaten Magelang, tapi juga berasal dari Jakarta, Semarang, Kendal, Solo, dan beberapa kota di DIY. Mereka datang untuk mengikuti kegiatan Mlampah Sumarah kedua yang dilaksanakan oleh Paguyuban Kadang Kinasih.
Bersama iringan hujan, Bulan Maria dibuka seraya mengenang Santo Yusup Pekerja

Perayaan Pesta Nama Santo Yusup Pekerja di paroki Mertoyudan tahun ini terasa sangat bermakna karena letaknya yang berada tepat di ambang pintu bulan Mei. Dalam tradisi Gereja, momen transisi ini mempertemukan dua teladan agung dalam satu tarikan napas liturgi. Kita diajak untuk mengenang ketekunan Santo Yusup dalam karya tangannya, sembari secara resmi melangkah masuk ke dalam bulan yang didedikasikan untuk Bunda Maria.
Bukan Sekadar Berlatih Padamkan Api, Umat Paroki Fatima Mengambil Makna “Berjaga-jagalah” demi Keamanan Gereja

Bagi banyak orang, memeriksa tabung pemadam mungkin terasa seperti rutinitas teknis yang membosankan. Namun, Rm. Heribertus Warnata Nata Wardaya, Pr memberikan sudut pandang yang melampaui logika fisik. Beliau menarik garis merah antara kesiapan menghadapi api dengan panggilan iman untuk selalu waspada.