Dari Mengatur Uang Hingga Investasi, OMK Atmodirono Bongkar Rahasia Finansial Sehat Bagi Kaum Muda

Twitter
WhatsApp
Email
Mengelola uang bukan sekadar soal berapa banyak yang dimiliki, tetapi bagaimana menggunakannya secara bijak untuk mencapai tujuan di masa depan. Pesan itulah yang diangkat Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Keluarga Kudus Atmodirono melalui seminar literasi keuangan bertajuk “Muda Berkarya, Bijak Berinvestasi”.

Atmodirono – Mengelola uang bukan sekadar soal berapa banyak yang dimiliki, tetapi bagaimana menggunakannya secara bijak untuk mencapai tujuan di masa depan. Pesan itulah yang diangkat Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Keluarga Kudus Atmodirono melalui seminar literasi keuangan bertajuk “Muda Berkarya, Bijak Berinvestasi”, Minggu (13/9/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 10.30 WIB tersebut menghadirkan dua narasumber, yakni Dr. St. Vena Purnamasari, S.E., M.Si., CPMA, CPA, dosen Akuntansi Soegijapranata Catolic University, dan Eska Setia Kuncara, Analis Direktorat Pengawasan Perilaku PUJK, EPK, dan LMSt.

Dua narasumber pada Seminar Literasi Keuangan: Vena Purnamasari (kiri) dan Eska Setia Kuncara (kanan)

Narasumber pertama Vena Purnamasari secara khusus berbicara tentang tema “Bijak Mengelola Uang, Cerdas Berinvestasi”. Sementara Eska Setia Kuncara lebih berbicara tentang tema “Pengenalan OJK, Literasi dan Inklusi Keuangan, Waspada Judi Online, dan Pinjaman Online Ilegal”.

Kedua narasumber membagikan pengetahuan mengenai pengelolaan keuangan yang sehat sekaligus memperkenalkan prinsip-prinsip dasar investasi yang dapat diterapkan kaum muda dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam seminar tersebut, peserta diajak tidak hanya memahami pentingnya mengatur pemasukan dan pengeluaran, tetapi juga membangun kebiasaan finansial yang sehat (build financial habits). Kemampuan menyusun anggaran, mengendalikan pengeluaran, serta menentukan prioritas keuangan menjadi bagian penting yang dibahas.

Pemahaman mengenai investasi juga menjadi salah satu materi utama. Peserta diperkenalkan pada prinsip dasar dalam memilih instrumen investasi dengan mempertimbangkan kebutuhan, kemampuan, risiko, serta tujuan keuangan masing-masing.

Berbagai tips praktis turut diberikan agar peserta tidak sekadar mengetahui istilah-istilah finansial, tetapi mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pemahaman tersebut, kaum muda diharapkan lebih berhati-hati dan rasional dalam mengambil keputusan yang berkaitan dengan keuangan.

OMK tak hanya mengikuti seminar namun juga aktif terlibat dalam setiap sessi. (Foto Komsos Atmo)

Suasana seminar berlangsung edukatif sekaligus interaktif. Peserta tidak hanya menyimak pemaparan narasumber, tetapi juga aktif mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab. Beragam persoalan mengenai pengelolaan keuangan pribadi dibahas sehingga materi yang disampaikan semakin dekat dengan pengalaman dan kebutuhan generasi muda.

Romo Koco MSF mengapresiasi kegiatan seminar investasi yang diadakan oleh OMK. (Foto Komsos Atmo)

Pada kesempatan itu pendamping OMK Atmodirono Romo Thomas Aquinas Koconegoro, MSF mengapresiasi OMK yang berinisiatif mengadakan seminar tentang investasi keuangan.
“Proficiat untuk OMK yang menyelenggarakan seminar investasi ini. Karena investasi sedari dini merupakan sesuatu yang baik dan bermanfaat. Namun perlu juga berjalan bersama iman, agar tidak terjerumus kepada hal-hal yang tidak baik seperti judi online ataupun pinjol,” tandasnya.

Melalui seminar ini, OMK Atmodirono menegaskan perhatian terhadap pengembangan kapasitas kaum muda, khususnya dalam menghadapi tantangan pengelolaan keuangan di tengah berbagai pilihan finansial yang semakin beragam.

Literasi keuangan diharapkan tidak berhenti pada pemahaman mengenai cara mengatur uang, tetapi berkembang menjadi kebiasaan untuk membuat keputusan finansial secara bertanggung jawab. Dengan bekal tersebut, peserta diharapkan mampu membangun kondisi keuangan yang lebih sehat sekaligus mempersiapkan masa depan secara lebih matang. (Vita/Elwin)