Mlati, 27 Juli 2026 – Tim Programasi dan Litbang Kevikepan Yogyakarta Barat menyelenggarakan Sosialisasi Penelitian Fokus Pastoral 2027 Keuskupan Agung Semarang pada Senin, 27 Juli 2026, pukul 17.00–20.00 WIB, bertempat di Aula Paroki Santo Aloysius Gonzaga, Mlati. Kegiatan ini dihadiri lebih dari 70 peserta yang terdiri atas para Vikaris Parokial dan/atau Wakil Ketua II Dewan Pastoral Paroki, Kabid Litbang, Kabid Pewartaan dan Evangelisasi, serta Kabid Paguyuban dan Persaudaraan dari seluruh paroki dan stasi di Kevikepan Yogyakarta Barat.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Dewan Pastoral Keuskupan Agung Semarang Nomor 696/DPKAS/L/VII/2026 serta hasil pertemuan Tim Programasi dan Litbang DPKAS bersama Tim Programasi dan Litbang Kevikepan yang diselenggarakan di Grave pada 26–27 Juni 2026 dan di PPSM pada 10–11 Juli 2026.
Penelitian yang akan dilaksanakan bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan Formasio Iman Berjenjang dan Berkelanjutan (FIBB) di seluruh paroki. Dari lima fokus yang tercantum dalam Nota Pastoral, penelitian ini memusatkan perhatian pada tiga aspek utama, yaitu materi dan sarana FIBB, pelaksanaan dan pengorganisasian FIBB, serta sumber daya FIBB yang meliputi tim pelayanan dan para pendamping.
Melalui penelitian ini diharapkan diperoleh gambaran nyata sekaligus data dasar (baseline) mengenai pelaksanaan FIBB di tingkat paroki, lingkungan, dan kelompok kategorial. Data tersebut akan digunakan untuk mengukur tingkat ketercapaian, ketersediaan, dan efektivitas pelaksanaan FIBB, sehingga dapat menjadi dasar dalam menetapkan target setiap indikator Fokus Pastoral ARDAS 2027 sekaligus merumuskan rekomendasi program pelayanan pastoral yang sesuai dengan kebutuhan nyata umat.

Kegiatan sosialisasi dipandu oleh Bapak Paulus Tofan Rapiyanta selaku moderator. Materi pertama disampaikan oleh Rm. Heribertus Suprihadi, Pr., Koordinator Tim Programasi Keuskupan Agung Semarang, yang menjelaskan arah kebijakan pastoral Keuskupan Agung Semarang serta pentingnya pembentukan Tim ARDAS Paroki.
Dalam paparannya, Rm. Heribertus menjelaskan bahwa Tim ARDAS Paroki merupakan tim yang dibentuk oleh Dewan Paroki untuk mengembangkan pelayanan pastoral sekaligus mengawal implementasi Arah Dasar (ARDAS) di tingkat paroki. Tim ini bertugas membantu Dewan Harian Paroki dalam merencanakan dan merumuskan program-program pastoral yang selaras dengan fokus ARDAS.
Beliau juga menguraikan tugas utama Tim ARDAS Paroki, yaitu mengikuti sosialisasi dan edukasi mengenai ARDAS, menyediakan olahan data hasil penelitian sebagai dasar penyusunan program pastoral, merumuskan program sesuai fokus ARDAS, mendelegasikan pelaksanaannya kepada bidang, tim pelayanan maupun kepanitiaan ad hoc, serta melaksanakan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program-program tersebut.
Materi berikutnya disampaikan oleh Bapak Alexius Satyo W . yang menguraikan latar belakang dan tujuan Penelitian Fokus Pastoral 2027. Beliau menjelaskan proses penyusunan indikator dan target penelitian, metode pengumpulan data, serta penentuan responden agar hasil penelitian benar-benar mampu memberikan gambaran kondisi pastoral yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan pelayanan Gereja.
Selanjutnya, Bapak Cornelius Budi Prasetyo memberikan pelatihan teknis mengenai tata cara pengisian instrumen penelitian melalui Aplikasi Survita, termasuk mekanisme pengiriman peta paroki sebagai bagian dari kelengkapan data penelitian. Sesi ini memberikan kesempatan kepada para peserta untuk mencoba secara langsung penggunaan aplikasi sekaligus berdialog mengenai berbagai kendala teknis yang mungkin dihadapi di paroki masing-masing.
Pada akhir kegiatan, Vikaris Episkopal Kevikepan Yogyakarta Barat, Rm. Yohanes Sunaryadi, Pr., memberikan peneguhan kepada seluruh peserta. Beliau menekankan bahwa penelitian ini diarahkan untuk memperoleh gambaran nyata mengenai pelaksanaan Formasio Iman Berjenjang dan Berkelanjutan (FIBB) sebagai dasar pengembangan pelayanan pastoral di masa mendatang. Beliau juga mengajak seluruh paroki untuk melaksanakan penelitian dengan sungguh-sungguh serta tidak ragu berkomunikasi melalui Grup WhatsApp Litbang Paroki apabila menemui kendala selama proses pelaksanaan.
Melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan seluruh paroki di Kevikepan Yogyakarta Barat memiliki pemahaman yang sama mengenai tujuan, metode, dan mekanisme penelitian sehingga proses pengumpulan data dapat berjalan secara tertib, akurat, dan tepat waktu. Hasil penelitian nantinya diharapkan menjadi landasan yang kuat dalam penyusunan program pelayanan pastoral yang semakin kontekstual, terarah, dan menjawab kebutuhan nyata umat di Keuskupan Agung Semarang.
Tim Programasi dan Litbang Kevikepan Yogyakarta Barat menyampaikan terima kasih kepada Rm. Marcellinus Roselawanto, Pr., Pastor Paroki Santo Aloysius Gonzaga Mlati , yang telah berkenan meminjamkan aula beserta sarana dan prasarana sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan baik. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Rm. Yohanes Sunaryadi, Pr., Vikaris Episkopal Kevikepan Yogyakarta Barat, atas peneguhan dan dukungannya; kepada seluruh narasumber yang telah membagikan materi dengan jelas dan inspiratif; kepada Tim Programasi dan Litbang Kevikepan Yogyakarta Barat yang telah mempersiapkan kegiatan dengan baik; serta kepada seluruh peserta dari paroki-paroki yang telah hadir dan berpartisipasi aktif sehingga kegiatan sosialisasi ini dapat berlangsung dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan.









