Menjadi Relawan Yang Berkarakter Seperti Kristus

Twitter
WhatsApp
Email

Kita manusia di ciptakan oleh Allah adalah masterpiece, tidak sama manusia yang satu dengan yang lainnya. Baik secara fisik maupun sifat. Dan Allah menciptakan manusia seturut gambaranNya. Yesus diutus Allah ke dunia untuk memberikan teladan kepada manusia akan apa yang Allah kehendaki. Yesus mengajarkan kepada kita untuk rendah hati,taat,setia,pantang menyerah dan penuh kasih. Maka dari pribadi Kristus itulah relawan belarasa belajar untuk menjalankan pelayanan nya. Tapi karena sebagai manusia yang lemah dan mudah tergoda maka pada tanggal 21 Juni 2026 bertempat di kapel St Yusuf Plaosan Warak relawan Belarasa yang berjumlah 30 orang belajar untuk merubah setiap pribadi melalui peningkatan kapasitas berupa character building. Pada acara ini relawan Belarasa mengundang narasumber bpk Bebet Darmawan seorang motivator yang banyak memberikan motivasi di TNI,mahasiswa dan bahkan para frater di seminari tinggi.

Dalam kegiatan ini narasumber mengajak para relawan untuk mempunyai pribadi seperti Kristus dalam setiap melaksanakan pelayanan. Yang di tekankan dalam pelatihan ini sebagai relawan harus punya aksi nyata untuk mewujudkan kasih (karena iman tanpa perbuatan adalah mati) dan mau merubah pola pikir bahwa sebagai relawan tidak ada yang tidak dapat dilakukan, karena Allah sendiri yang akan memampukan dan memberikan kekuatan. (dengan kekuatan Allah Bapa Putra dan Roh Kudus). Dalam pelatihan ini selain diberikan secara materi para relawan di ajak secara praktek mematahkan pensil dengan jari, memegang api (mengingatkan bahwa bukan dengan pikiran dan kekuatan manusia kita dapat melakukan nya) tapi bukti bahwa Allah hadir sendiri untuk memberikan kekuatan ketika kita mau berserah dan merendahkan diri dihadapanNya.

Dengan pelatihan ini diharapkan para relawan Belarasa semakin mempunyai pribadi yang seperti Yesus Kristus rendah hati,taat,pantang menyerah dan yang lebih utama selalu mempunyai kasih untuk selalu menolong, membantu sesama baik umat gereja maupun masyarakat di sekitar tanpa melihat agama,suku, dan sebagainya. Seperti syair mars belarasa yang di tulis romo Y. Nugroho TS, Pr sebagai berikut:
Padu hati dalam karya bhineka tuk selamatkan satu jiwa.
Dengan makna bergerak bersama siapa saja dan untuk menyelamatkan siapa saja.

Satu hati satu jiwa salam belarasa.