Paroki Jetis – Pelayanan koor Lingkungan St. Maria Assumpta Jogoyudan Lor berlangsung lancar dalam Perayaan Ekaristi Minggu Biasa XV di Gereja St. Albertus Agung Jetis Yogyakarta, Minggu (12/7). Penampilan koor yang dipersiapkan selama sepekan semakin berkesan dengan hadirnya pemazmur cilik berusia 10 tahun yang membawakan mazmur secara khidmat sesuai tema liturgi, “Menjadi Benih yang Berbuah Baik.”
Perayaan Ekaristi yang berlangsung pukul 08.00–09.10 WIB itu diikuti umat dengan tertib. Sebanyak 17 anggota koor Lingkungan St. Maria Assumpta Jogoyudan Lor bertugas mengiringi seluruh rangkaian liturgi melalui lagu-lagu pujian yang telah dipersiapkan sejak sepekan sebelumnya. Dalam misa tersebut, Arsenia Laurensha Chevara atau Rensha (10) dipercaya sebagai pemazmur, menjadikannya pemazmur termuda di lingkungan tersebut.
Dalam homilinya, Pastor Kepala Paroki St. Albertus Agung Jetis Yogyakarta, Rm. Yohanes Kristianta, Pr., mengajak umat menghayati makna Sabda Allah yang diwartakan pada Minggu Biasa XV. Menurutnya, tema “Menjadi Benih yang Berbuah Baik” mengingatkan setiap orang beriman agar mampu menghasilkan buah-buah kehidupan yang baik melalui kesetiaan menjalankan kehendak Tuhan.
“Perjuangan atas segala tantangan selalu ada supaya sabda itu benar-benar terwujud secara nyata atau bisa pula gagal dalam perjalanan hidup manusia yang singkat,” kata Rm. Yohanes Kristianta, Pr., dalam homilinya.
Ia menambahkan bahwa harapan dan doa menjadi kekuatan utama agar setiap orang tetap bertumbuh dalam iman. “Namun pengharapan dan doa atas kasih Tuhan yang selalu baru itu harus tertanam dalam hati, maka hasilnya pun pasti sesuai yang dikehendaki Allah dalam Yesus Kristus,” lanjut Romo Kris, sapaan akrabnya.

Kehadiran Rensha sebagai pemazmur cilik turut menjadi perhatian umat. Penampilannya menunjukkan keterlibatan generasi muda dalam pelayanan liturgi sekaligus menjadi bagian dari upaya menumbuhkan semangat beriman sejak usia dini. Sementara itu, kekompakan para anggota koor yang telah menjalani latihan selama sepekan turut mendukung kekhidmatan perayaan Ekaristi.
Rangkaian tugas pelayanan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh petugas liturgi di depan altar. Kebersamaan yang terjalin selama proses persiapan hingga pelaksanaan misa diharapkan semakin mempererat persaudaraan antarwarga Lingkungan St. Maria Assumpta Jogoyudan Lor serta mendorong semakin banyak umat untuk terlibat aktif dalam pelayanan Gereja.
Penulis: Albertus Budi Prasetya








