Paroki Santo Yohanes Paulus II, Sleman, menerima kunjungan supervisi dan persaudaraan dari Kevikepan Yogyakarta Barat pada Senin, 27 April 2026 bertempat di Pastoran Paroki Brayut (Jogopaten, Pandowoharjo, Kec. Sleman, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55581). Kegiatan ini untuk memastikan arah penggembalaan paroki berjalan sejalan dengan visi dan kebijakan Keuskupan.
Dalam pengantarnya, Rm. Yohanes Dwi Harsanto, Pr selaku penanggung jawab sekaligus wakil dari Kuria KAS menyampaikan maksud dan tujuan supervisi. Supervisi ini dilaksanakan untuk mewakili Bapak Uskup dalam menyapa umat dan pengurus paroki, sekaligus “ngaruhke” atau memberi daya dorong pastoral. Selain itu, supervisi bertujuan memastikan bahwa penggembalaan paroki sungguh berhasil menggerakkan umat pada cara hidup Katolik yang relevan dan signifikan, berlandaskan cinta Allah yang sungguh “kroso” atau dirasakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Pastoral paroki juga diharapkan berjalan dalam satu arah dengan arah keuskupan sesuai RIKAS dan ARDAS, dengan kevikepan sebagai pusat layanan dan penggerak pastoral.
Dalam refleksinya Rm. Benediktus Hanjar Krisnawan Pr menyampaikan Syukur kepada Allah, akhirnya Paroki St. Yohanes Paulus II Brayut kembali mendapatkan kesempatan untuk belajar melalui supervisi paroki 2026 yang merupakan supervisi. Tentunya banyak hal yang terjadi dalam rentang waktu tahun 2013 hingga 2026, Paroki Brayut memiliki dinamikannya sendiri, dan berikut ringkasan perjalanan Paroki St. Yohanes Paulus II Brayut dari September 2023 hingga April 2026.

Dalam peneguhannya, Rm. A. R. Yudono Suwondo, Pr selaku Vikep Kevikepan Yogyakarta Barat menyampaikan refleksi eklesiologis tentang Gereja sebagai persatuan paguyuban murid-murid Yesus Kristus. Gereja dipahami sebagai komunitas umat beriman yang didirikan oleh Kristus di atas Petrus sebagai “Batu Karang” (Mat. 16:18), satu tubuh yang bersatu secara rohani, rumah rohani tempat persembahan yang berkenan kepada Allah, serta penjaga ajaran yang benar berdasarkan Kitab Suci, Tradisi, dan Magisterium.
Rama Vikep menampilkan profil Demografi Kevikepan Yogyakarta Barat 2025 baik disisi jumah (Paroki, Stasi, Wilayah dan Lingkungan, umat berdasarkan FIBB dan kesejahtreraan)
Kisah Paroki Brayut :
• Tumbuh – Guyub – Rukun,
• Berakar pada kristus,
• Menjadi gereja yang bahagia, menginspirasi, menyejahterakan, pendampingan programasi
• Per bidang dan 77 terlibat mengurusi kemasyarakatan
Kegiatan supervisi dan kunjungan persaudaraan ini ditutup dengan ungkapan terima kasih atas dinamika dan sambutan yang hangat dari Rm. Benediktus Hanjar Krisnawan Pr, Rm Paulus Susanto Prawirowardoyo Pr, serta seluruh pengurus Dewan Pastoral Paroki dan sekretariat Paroki Santo Yohanes Paulus II Sleman.









