Semarang – Minggu, 17 Mei 2026 Gereja merayakan Hari Komunikasi Sosial Sedunia ke-60. Paus Leo XIV mengajak kita untuk “Menjaga Suara dan Wajah Manusia” sebagai anugerah Allah yang tidak dapat digantikan oleh kecerdasan buatan. Menjaga Suara dan Wajah Manusia berarti menjaga martabat dan jati diri manusia.


Komisi Komsos Kevikepan Semarang turut merayakan Hari Komsos Sedunia dengan mengadakan kegiatan Temu Komsos 2026 secara hybrid, dengan mengusung tema “You Are Not a Bot”. Teman-teman Komsos Paroki berkumpul di Rayon masing-masing secara offline, dan kemudian dipersatukan dengan rayon lainnya melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini dipandu oleh Host dari Studio Komsos Kevikepan Semarang.


Komsos Rayon Barut mengikuti dari Paroki Katedral dengan jumlah anggota yang hadir paling banyak, Komsos Rayon Timsel mengikuti dari Paroki Karangpanas, Komsos Rayon Keris mengikuti dari Paroki Weleri, dan Komsos Rayon Busidiana mengikuti dari Paroki Kudus. Sedangkan Komsos Rayon Bagusto absen dalam Temu Komsos kali ini.
Tidak hanya berkumpul, namun setiap Rayon diharapkan memberikan tayangan dari hasil kreatifitasnya untuk mengisi kegiatan Temu Komsos ini dan belajar bersama dengan narasumber, yakni Romo Yustinus Slamet Witokaryono, Pr., Ketua Komisi Komsos Kevikepan Semarang.

Romo Wito menyampaikan jika suara dan wajah Gereja berasal dari Komsos. Orang akan mencari tahu tentang Gereja atau seperti apa wajah Gereja kita melalui media sosial, website, dan lain sebagainya. Beliau berpesan agar Komsos Paroki terus memberikan effort agar suara dan wajah Gereja semakin diwartakan dan dimunculkan, sehingga Paroki kita masing-masing dapat semakin dikenal banyak orang.
“Kalau Gereja kita semakin dikenal, Kristus pun akan semakin diwartakan di dunia digital dan melalui sarana digital,” ujar Romo Wito.
Semoga Komsos Paroki bisa menjadi penjaga suara dan wajah Gereja masing-masing dengan menggunakan teknologi secara kritis dan bertanggung jawab.
Keseruan perayaan Hari Komunikasi Sosial Sedunia ke-60 di Kevikepan Semarang dapat disaksikan kembali melalui tautan YouTube Komsos Kevikepan Semarang berikut ini: