Renungan APP Tanggal 9 Maret 2021

SELASA Prapaska 3 “ Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?” (Mat 18: 21b) Kutipan sabda yang kita renungkan hari ini memiliki pesan yang amat tegas dan jelas bagi kita sebagai pengikut Kristus: belajarlah memiliki hati yang penuh kerahiman agar dapat mewartakan kedamaian di mana […]
RenunganAPP tanggal 8 Maret 2021

SENIN Prapaska 3 “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya tidak ada nabi yang dihargai di tempat asalnya” (Luk 4:24) Adakah di antara Anda yang pernah mengalami penolakan? Bagaimana rasanya saat ditolak? Banyak orang mungkin akan merasa sakit dan tidak enak hati ketika ditolak. Sebagian juga mungkin akan menangis, merasa terpuruk, minder, sedih, kecewa, dsb. Barangkali juga ada […]
Renungan APP tanggal 6 Maret 2021

SABTU Prapaska 2 “Ayah itu lari mendapatkan anaknya, lalu merangkul dan menciumi dia” (Luk 15” 20c) Apakah memberikan pengampunan bagi orang yang bersalah kepada kita adalah sesuatu yang sulit untuk kita lakukan? Mungkin ada sebagian dari kita yang mengatakan,”Aku belum bisa memaafkannya. Hatiku sudah terlanjur sakit karena perbuatannya. Mengampuni dia? Kok enak, dia telah berbuat […]
Renungan APP tanggal 5 Maret 2021

JUMAT Prapaska 2 Hari pantang “… Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru. Hal itu terjadi pada pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita” (Mat 21: 42b) Perikop di atas dapat kita maknai sebagai usaha transformasi hidup. Tuhan selalu memandang segala hal itu baik, bahkan sesuatu yang tidak berharga di mata […]
Renungan APP tanggal 4 Maret 2021

KAMIS Prapaska 2 “Dan ada seorang pengemis bernama Lazarus, badannya penuh dengan borok, berbaring dekat pintu rumah orang kaya itu” (Luk 16: 20) Dunia ini menghadirkan dua realitas, misalnya: kaya-miskin, sakit-sehat, lahir-mati. Itulah gambaran Injil hari ini yang menghadirkan antara si kaya-si miskin. Hal yang menarik bahwa simiskin yang sakit borok justru disebutkan namanya yakni […]
Renungan APP tanggal 3 Maret 2021

Rabu Prapaska 2 “… dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka diantara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu” (Mat 20: 27) Kutipan sabda hari ini menjadi pengingat bagi kita akan pentingnya sikap rendah hati dalam relasi dengan sesama. Siapakah di antara kita yang tidak ingin dirinya dihargai, diterima, diperhatikan, diprioritaskan, dan dipuji? Apakah ada di antara kita yang […]
Renungan APP tanggal 2 Maret 2021

Selasa Prapaska 2 “…belajarlah berbuat baik, usahakanlah keadilan”(Yes 1:17) Kutipan sabda hari ini berasal dari Yesaya, seorang nabi yang dikenal sebagai sosok pejuang keadilan sosial dan pewarta kerahiman Tuhan yang menghargai pertobatan hidup. Pada zamannya, Yesaya mengingatkan kepada para pemimpin bangsa dan orang-orang Israel agar: “Basuhlah, bersihkanlah dirimu, jauhkanlah perbuatanperbuatanmu yang jahat dari depan mata […]
Renungan APP tanggal 1 Maret 2021

SENIN Prapaska 2 “Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati” (Luk 6:36) Merenungkan kutipan sabda pada hari ini, mengantar kita pada dua kesadaran, yaitu bahwa Allahlah yang pertama-tama lebih dahulu bermurah hati kepada kita dan bagaimana semestinya sikap kita setelah mendapatkan kemurahan hati Allah. Sebagai orang beriman, kita tidak ragu akan kemurahan […]
Renungan APP tanggal 27 Februari 2021

SABTU Prapaska 1 “Berbahagialah orang-orang yang hidupnya tidak bercela, yang hidup menurut Taurat Tuhan”(Mzm 119:1) Sebagai orang beriman, kita yakin bahwa Tuhan menghendaki setiap orang hidup dalam kesalehan dan tanpa cela. Namun demikian kita juga sadar untuk mengusahakan keutamaan tersebut tidaklah serta merta mudah manakala orang mesti berjuang di tengah kerapuhan manusiawinya. Adakah orang yang […]
Renungan APP tanggal 26 Februari 2021

JUMAT Prapaska 1 Hari pantang “Jika hidup keagamaanmu dak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orangorang Farisi, sesungguhnya kamu dak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga”(Mat 5:20) Perikop di atas menunjukkan bahwa cara beribadat ahli-ahli taurat dan orang-orang Farisi memang benar. Hanya saja terdapat satu kekurangan yaitu mereka menolak percaya kepada Kristus […]