Percik Firman: Tuhan Memandang Kita

Dalam Injil hari ini dikisahkan Tuhan Yesus yang sedang menyampaikan ajaran Sabda Bahagia kepada para murid dan orang banyak di sebuah bukit. Yang menarik, sebelum mengajar, Yesus memandang atau melihat wajah orang banyak.

Percik Firman: Daya Kekuatan Tubuh dan Darah Kristus

Pada Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus (Corpus Christi) hari ini, saya teringat akan doa Jiwa Kristus. Pernahkah kita mendoakan doa Jiwa Kristus (Anima Christi)? Doa itu cukup singkat, sangat bagus, mendalam, dan penuh makna.

Percik Firman: Perintah yang Paling Utama

Bacaan Injil dalam tiga hari berturut-turut ini mengisahkan perdebatan Tuhan Yesus dengan tiga kelompok yang sering berseberangan dengan-Nya, yaitu: orang Farisi, orang Saduki dan ahli Taurat (ahli Kitab).

Percik Firman: Merelakan Nyawa Demi Kristus

Pada zaman Yesus ada tiga kelompok masyarakat Yahudi yang selalu mencoba mencari cara untuk menjatuhkan Yesus. Mereka sering berkonflik dan mencobai Yesus dengan aneka pertanyaan yang menjebak. Mereka adalah para ahli Kitab, orang Farisi, dan orang Saduki.

Percik Firman: Bakti pada Tuhan dan Negara

Kita tentu sering mendengar dan membaca ungkapan “100% Katolik 100% Indonesia. Iya khan? Apakah kita tahu siapa yang mencetuskan ungkapan itu? Dan kapan ungkapan itu disampaikan?

Percik Firman: Waspada dengan Sikap Tamak

Barangkali kita pernah mendengar berita bahwa ada seseorang yang tamak, sehingga tega membunuh saudara-saudarinya. Tujuannya agar mendapatkan jatah warisan yang lebih banyak.

Percik Firman: Percaya Supaya Mengerti

Berapa kali kita membuat tanda salib dalam sehari dari bangun tidur sampai sebelum tidur malam? Dalam satu hari, pasti lebih dari empat kali, kita membuat tanda salib. Setiap membuat tanda salib, kita mengucapkan rumus kata-kata, “Dalam Nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus, Amin”.

Percik Firman: Kuasa Yesus Dipertanyakan

Tuhan Yesus selalu mengajar dan bertindak dengan penuh kuasa. Hal ini membuat orang banyak kagum dan terpesona. Namun seringkali kuasa (otoritas) Yesus tersebut dipertanyakan oleh imam-imam kepala, orang-orang Farisi, dan ahli Taurat.