Percik Firman: Makna Doa Bapa Kami

Doa itu sebuah ayunan hati kita dan komunikasi kita dengan Allah untuk memuji, bersyukur, dan memohon kepada-Nya. Itulah sebabnya Yesus mengajar para murid-Nya agar doa dimulai memuji Allah sebagai Bapa.

Percik Firman: Ketulusan dalam Olah Kesalehan

Seminari adalah jantung keuskupan. Umat menyadari memiliki tanggung jawab dan memberikan kontribusi yang besar. Kehidupan di seminari sering kali ditopang oleh kebaikan banyak orang. Mereka mempunyai hati dan kepeduliaan terhadap pendidikan calon imam.

Percik Firman: Tergerak oleh Belaskasihan

Bacaan Injil hari ini mengisahkan aneka pelayanan Tuhan Yesus yang dilandasi semangat belaskasih kepada banyak orang. Dia menyembuhkan orang bisu yang kerasukan setan, mengajar dalam rumah-rumah ibadah, mewartakan Injil Kerajaan Allah ke semua kota dan desa, serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan.

Percik Firman: Pribadi yang Berintegritas

Pada hari ini Gereja merayakan dua Peringatan Wajib (PW), yaitu: Hati Tersuci Santa Maria dan Santo Antonius Padua. Perayaan Hati Tersuci Santa Perawan Maria ini dirayakan setiap hari Sabtu sesudah Hari Raya Hati Kudus Yesus.

Percik Firman: Hati Yesus Tempat untuk Pulang

Pada hari ini kita merayakan Hari Raya Hati Yesus Yang Mahakudus. Hari raya ini merupakan perayaan kasih Allah yang tanpa batas. Allah memilih kita karena kasih-Nya, bukan karena jasa, prestasi atau kehebatan manusia (Ul. 7:6-11).

Percik Firman: Menghargai Pendahulu

Orang hidup bersama pasti membutuhkan aturan. Aturan digunakan untuk mengatur hidup bersama. Biasanya peraturan atau hukum untuk menjamin kestabilan hidup bersama. Ada yang berupa perintah. Ada pula yang berupa larangan

Percik Firman: Garam dan Terang Dunia Masa Kini

Dalam bacaan Injil hari ini, Tuhan Yesus menegaskan bahwa kita adalah garam dan terang dunia. “Kamu adalah garam dunia… Kamu adalah terang dunia”, tegas Tuhan Yesus dalam khotbah di Bukit.