Paroki-paroki se-Kevikepan Surakarta mengikuti sosialisasi dan pembagian buku pedoman pemanfaatan Dana APP 2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Panitia APP–Komisi PSE Kevikepan Surakarta pada Senin, 5 Januari 2025 di Aula Gereja Santo Yohanes Rasul, Delanggu.
Peserta yang hadir meliputi pastor atau vikaris paroki, wakil ketua DPP awam, bendahara II non pembangunan, kepala bidang pelayanan kemasyarakatan, serta ketua tim pelayanan PSE paroki.

Dalam arahannya, Rama Vikep Surakarta Romo Herman Singgih Sutoro, Pr menegaskan bahwa memasuki tahun 2026 Gereja melangkah dengan Ardas baru. “Semangat yang kita bangun adalah Gereja yang bahagia, menginspirasi, dan menyejahterakan,” tegasnya. Paroki diharaphakn bergerak aktif membantu yang membutuhkan. “Menghambat penyaluran bagi yang berhak adalah dosa,” tambahnya. Tidak semua pengajuan harus melalui mekanisme rapat; rapat hanya diperlukan jika pagu dana dinilai masih kurang; lebih-lebih bagi yang segera memerlukan.

Ketua Panitia APP Kevikepan Surakarta, Romo Martinus Sutomo, Pr, menyampaikan bahwa buku pedoman disusun agar pengelolaan dana APP menjadi lebih efektif dan sederhana. “Pedoman ini membantu agar pemanfaatan dana itu efektif, mudah, dan simpel—tetapi tetap bertanggung jawab, bukan asal-asalan,” ujarnya. Kembali ditekankan bahwa APP berpihak pada KLMTD: Kecil, Lemah, Miskin, Tersingkir, dan Difabel, bukan pada mereka yang sudah mapan.
Sesi tanya jawab berlangsung dinamis dengan 5 penanya yang menyoroti legalitas proposal, laporan penggunaan dana, bantuan honor pendidik, hingga teknis pelaksanaan pedoman.
Menutup kegiatan, Romo Vikep mengajak seluruh peserta untuk tidak hanya menyusun program, tetapi sungguh turun dan hadir bagi sesama. “Jangan menunggu. Buka mata dan telinga melalui kunjungan. Kalau hati tergerak oleh belas kasih, lakukan,” ungkapnya. Sekecil apa pun upaya menyejahterakan, hendaknya terus diupayakan, termasuk melalui pengembangan UMKM, pelatihan, serta pembentukan paguyuban pertanian dan peternakan.
Penulis: TAW – Paroki Bayat
Dokumentasi: Khrisna – Panitia









