Jumat Pertama, 5 Juni 2026
PW St. Bonifasius, Uskup dan Martir
Bacaan Injil: Mrk 12:35-37
Saudara-saudari yang terkasih,
Orang Kristiani mempunyai dinamika dalam relasi dengan Yesus. Dinamika itu digambarkan dengan tiga kata, yaitu: melihat, terpikat dan terlibat.
Melihat di sini bisa dalam arti melihat secara fisik atau melihat secara batin. Melihat apa? Melihat Tuhan dengan segala karya cinta kasih-Nya dalam hidup ini. Terpikat apa? Terpikat pada pribadi Yesus yang mengagumkan dan luar biasa. Terlibat apa? Terlibat untuk ambil bagian dalam karya pewartaan-Nya di dunia masa kini.
Dalam bacaan Injil hari ini dikisahkan bagaimana orang banyak kagum, terpikat, terpesona pada pribadi Yesus sang Mesias. Mereka sangat berminat mendengarkan ajaran Yesus. Perkataan-Nya berwibawa dan menyejukkan. Tindakan-Nya sungguh mempesona.
Hari ini Gereja memperingati Santo Bonifasius (680-754), seorang uskup dan martir. Ia seorang uskup yang saleh, berjiwa sosial, dan mau berkorban bagi sesamanya. Dia begitu terpesona pada pribadi Yesus. Dan dia rela terlibat dalam karya Yesus di dunia ini.
Untuk tetap memelihara hidup rohaninya, Bonifasius mempergunakan beberapa minggu dalam setahun untuk beristirahat dan berdoa di kota Fulda. Kota Fulda ketika itu menjadi pusat kebudayaan dan ilmu pengetahuan.
Pada usia lanjut ia dibunuh oleh orang-orang kafir saat menerimakan Sakramen Krisma di daerah Dokum. Dia dengan para imam yang menyertainya dalam perjalanan itu dibunuh karena imannya, bersama-sama 53 orang Serani.
Dia dikenal sebagai perintis pewartaan Injil di Jerman dan dihormati sebagai pelindung Jerman. Semoga teladan kesucian dan jiwa sosial Santo Bonifasius menginspirasi kita zaman ini untuk mengembangkan jiwa sosial dan mau berkorban demi banyak orang. Menjauhi sikap rakus yang hanya memikirkan kebutuhan diri.
Pertanyaan Refleksinya, Apa yang membuat kita terpesona pada pribadi Yesus? Bersediakah kita terlibat dalam karya pewartaan-Nya pada zaman sekarang ini?
Hati Kudus Yesus yang lemah lembut dan rendah hati, jadikanlah hati kami seperti hati-Mu.
Berkah Dalem dan Salam Teplok dari Bujang Semar (Bumi Jangli Semarang).
Y. Gunawan, Pr









