Percik Firman: Siap Menjadi Mainan Yesus

Twitter
WhatsApp
Email
Bacaan Injil pada Pesta St. Teresia dari Kanak-Kanak Yesus hari ini mengingatkan kita pentingnya membangun sikap pertobatan.

Kamis, 1 Oktober 2026
Pesta St. Teresia dari Kanak-Kanak Yesus
Bacaan Injil: Mat 18:1-5

Saudari-saudaraku yang terkasih,
Bacaan Injil pada Pesta St. Teresia dari Kanak-Kanak Yesus hari ini mengingatkan kita pentingnya membangun sikap pertobatan. Sikap tobat memerlukan kerendahan hati. Anak kecil biasanya dikenal berani mengaku kesalahan, tidak menyimpan dendam, polos, tulus dan apa adanya. Tertawanya bisa lepas dan sikapnya tidak lamis.

Tuhan Yesus mengajak kita untuk menjadi seperti anak kecil, agar bisa masuk Kerajaan Sorga. Ditegaskan, “Sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga”.

Salah satu pribadi yang menghayati sabda Yesus itu adalah Santa Teresia dari Kanak-kanak Yesus (1873-1897) atau Santa Teresia Liseux. Kesucian hidup dapat dicapai oleh siapa saja, baik orang tua atau orang muda. Caranya ialah melaksanakan pekerjaan kecil dan tugas sehari-hari dengan setia dan penuh cintakasih yang murni kepada Tuhan.

Dia biarawati Karmelit yang wafat dalam usia sangat muda, yakni 24 tahun. Dia dikenal sebagai pelindung misi bersama Santo Fransiskus Xaverius. Dia juga diangkat menjadi Pujangga Gereja oleh Paus Yohanes Paulus II pada tanggal 19 Oktober 1997.

Pada waktu itu Sri Paus mengungkapkan, “Pesan dari St. Teresia, seorang wanita muda suci yang hadir di zaman kita, sangat menarik bagi Anda, kaum muda. Di sekolah Injil dia menunjukkan kepada Anda jalan kedewasaan Kristen. Dia memanggil Anda untuk kemurahan hati yang tak terbatas; dia mengundang Anda untuk tetap berada di jantung Gereja sebagai murid dan saksi yang bersemangat dari kasih Kristus”.

Ia pernah berdoa, “Tuhan Yesus, tentu Engkau senang mempunyai mainan. Biarlah saya menjadi mainanmu. Bila akan Kau angkat, betapa senangnya hatiku. Jika hendak Kau sepak kian kemari, silakan saja. Jika Kau tinggalkan di pojok ruangan karena bosan, boleh saja. Jika akan Kau tusuk, silakan. Tentu itu akan sakit. Tapi terjadilah kehendak-Mu”.

Marilah kita bertobat dan menjadi kudus seperti anak kecil berdasarkan teladan St. Teresia. Kita lakukan tugas dan pekerjaan kita sehari-hari dengan tekun. Meski hal itu yang kecil dan sederhana, kita lakukan dengan cinta besar demi kemuliaan Tuhan dan pelayanan kepada sesama.

Selamat memasuki bulan Oktober, bulan Rosario. Marilah kita belajar beriman dan berserah diri dari Bunda Maria dan Santa Teresia. Selamat berpesta pelindung bagi Anda, lingkungan, wilayah atau paroki yang berlindung pada Santa Teresia Liseux.

Berkah Dalem dan Salam Teplok dari Bujang Semar (Bumi Jangli Semarang).

Y. Gunawan, Pr