Percik Firman: Merawat Budaya Bersyukur

Twitter
WhatsApp
Email
Sabda Tuhan pada hari Sabtu Imam ini mengingatkan kita untuk bersyukur. Dalam bacaan Injil, Tuhan Yesus memberikan teladan bagaimana bersyukur itu.

Sabtu Imam, 3 Oktober 2026
Bacaan Injil: Luk 10:17-24

Saudari-saudaraku yang terkasih,
Sabda Tuhan pada hari Sabtu Imam ini mengingatkan kita untuk bersyukur. Dalam bacaan Injil, Tuhan Yesus memberikan teladan bagaimana bersyukur itu. Yesus mengajak kita untuk peka akan karya Allah dalam hidup ini, terutama dalam diri orang-orang yang kecil.

Dalam doa-Nya kepada Allah Bapa, Yesus mengungkapkan, “Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil”.

Yesus juga mengingatkan murid-murid-Nya agar tidak sombong atas keberhasilan dalam karya pelayanan atau membanggakan diri berkuasa atas roh-roh jahat, melainkan bersyukur bahwa nama mereka tercatat di surga.

Bersyukur menjadi tanda bahwa kita orang beriman. Dengan hati yang bersyukur, kita akan menerima kekuatan yang luar biasa dalam menghadapi aneka kesulitan dan tantangan dalam hidup ini. Bersyukur memberikan daya tahan banting dan tidak mudah menyerah. Bahkan juga akan membuat orang tetap setia pada imannya sampai akhir. Maka, kita perlu merawat budaya bersyukur dalam hidup kita sehari-hari.

Ada banyak hal yang bisa kita syukuri dalam hidup ini. Kita bisa bersyukur, misalnya, karena masih bisa bangun pagi hari ini, masih bisa bernafas menghirup udara segar, masih bisa jalan kaki, masih bisa menikmati makanan, dan masih bisa berkontak dengan teman-teman atau kerabat lewat telpon dan media sosial (WhatsApp, Facebook, Instagram, dll).

Kita juga bersyukur atas keluarga, bersyukur atas pekerjaan, bersyukur atas kelulusan, bersyukur atas anugerah tahbisan imamat, bersyukur masih diberi kepercayaan melayani.

Pertanyaan refleksinya, apa yang bisa kita syukuri akhir-akhir ini? Mari kita membuat litani syukur atas hidup kita selama seminggu ini.

Terimakasih atas doa dan dukungan umat kepada kami para imam dan calon imam.

Berkah Dalem dan Salam Teplok dari Bujang Semar (Bumi Jangli Semarang).

Y. Gunawan, Pr