Semarang – Di tengah tuntutan penyusunan program pelayanan dan anggaran Paroki yang harus terencana, partisipatif, transparan dan dapat dipertanggung jawabkan, Keuskupan Agung Semarang (KAS) melalui Tim IT KAS membuatkan sistem baru, yaitu Aplikasi PROMO (Programasi-Monev). Sebelumnya aplikasi Ecclesia untuk data umat dan aplikasi KAP untuk laporan keuangan telah digunakan oleh KAS yang bisa terupdate secara real time.
Software online PROMO digunakan sebagai sarana untuk mengelola seluruh siklus programasi Paroki secara terintegrasi, mulai dari penyusunan program pelayanan dan anggaran, pengajuan dan persetujuan, penguncian anggaran, monitoring dan evaluasi, sampai dengan pertanggung jawaban atas program yang memperoleh subsidi KAS. Software online PROMO akan terkoneksi juga dengan software online KAP, sehingga paroki mampu tidak sekedar menganalisa capaian kinerja pelayanan namun juga menganalisa capaian kinerja keuangan.

Dengan adanya aplikasi PROMO ini dan akan mulai digunakan pada tahun 2027, Tim Programasi KAS meminta tim dari masing-masing Kevikepan untuk mensosialisasikan ke paroki-paroki. Kevikepan Semarang merancang sosialisasi ini menjadi tiga kelompok. Kelompok pertama untuk Rayon Bagusto, bertempat di Paroki Santo Paulus Miki Salatiga (Sabtu, 26 September 2026), kelompok kedua untuk Rayon Busidiana yang bertempat di Paroki Santo Yohanes Evangelista Kudus (Minggu, 27 September 2026) dan untuk Rayon Kota dan Keris pada hari Kamis, 1 Oktober di Paroki Santa Theresia Bongsari.

Sosialisasi ini mengundang perwakilan dari Paroki, antara lain Sekretaris PGPM, Ketua Bidang Litbang, Ketua bidang Pewartaan dan Evangelisi, Bendahara PGPM dan juga Timpel Programasi Monev. Sosialisasi ini digawangi oleh Tim Litbang dan Programasi – Monev Kevikepan Semarang. Para mentor menyampaikan informasi dari aplikasi PROMO ini dengan jelas dan mudah dipahami oleh peserta. Dalam sosialisasi ini para peserta juga diajak untuk berlatih menggunakan aplikasi ini, sesuai dengan kewenangan masing-masing yang sebelumnya telah dijelaskan oleh pemberi materi. Pada waktu latihan, paroki-paroki juga didampingi oleh mentor dari Tim Akuntansi Kevikepan.
Aplikasi ini dirancang bukan sekadar sebagai alat pencatatan digital atau hanya sebagai pekerjaan administratif, tetapi sebagai mekanisme kerja programasi Paroki yang menjembatani seluruh tahapan siklus anggaran, mulai dari perencanaan program kerja, penyusunan rencana penarikan dana, hingga pengawasan realisasi (monev).