PAROKI JETIS – Sebanyak 53 peserta mengikuti pertemuan pertama Katekese Kitab Suci di ruang pertemuan lantai 2 Gereja St Albertus Agung Jetis, Yogyakarta, Jumat (11/9/2026). Kegiatan yang diikuti prodiakon, katekis, dan umat tersebut mengangkat tema “Menemukan Kebahagiaan Sejati, Siap Diutus” dengan subtema Matius 5:1-12.
Pastor Paroki Jetis Romo Yohanes Kristiyanta, Pr menjadi narasumber dalam pertemuan tersebut. Ia mengajak peserta mendalami Sabda Bahagia dalam Injil Matius sebagai bagian dari upaya memahami ajaran Yesus sekaligus menghayatinya dalam kehidupan umat beriman.
Romo Yohanes Kristiyanta, Pr menjelaskan, pemahaman terhadap Kitab Suci perlu dilakukan dengan memperhatikan teks dan konteks. Menurut dia, ayat atau perikop tidak seharusnya dipahami secara terpisah dari keseluruhan Injil karena pesan Kitab Suci berkaitan dengan pewartaan keselamatan dalam Yesus Kristus.
Ia juga mengingatkan peserta agar dalam membaca dan mewartakan Kitab Suci memperhatikan kesatuan pesan Injil serta ajaran resmi Gereja Katolik. Pemahaman tersebut dinilai penting bagi prodiakon dan katekis yang menjalankan pelayanan pewartaan kepada umat.
Dalam kegiatan itu, peserta juga diajak memahami pentingnya kedekatan dengan Kitab Suci, terutama bagi mereka yang terlibat dalam pelayanan sabda. Romo Yohanes Kristiyanta, Pr menekankan perlunya membaca terlebih dahulu teks Kitab Suci sebelum membacakannya dalam perayaan atau kegiatan umat agar isi dan konteks bacaan dapat dipahami dengan baik.
Romo Yohanes Kristiyanta, Pr juga menjelaskan bahwa Kitab Suci merupakan kumpulan tulisan yang terbentuk melalui proses panjang dan berasal dari berbagai zaman serta penulis. Meski memiliki latar belakang yang beragam, keseluruhan Kitab Suci dipahami dalam kesatuan pewartaan keselamatan.

Pertemuan tersebut tidak hanya diarahkan pada penambahan pengetahuan tentang Kitab Suci. Peserta diajak menghayati sabda Tuhan dalam kehidupan sehingga pewartaan tidak berhenti pada pemahaman, tetapi diwujudkan melalui sikap dan tindakan yang dapat menghidupkan orang lain.
Melalui tema kebahagiaan sejati, kegiatan Katekese Kitab Suci pada September ini juga diarahkan untuk memperdalam kecintaan umat terhadap Sabda Tuhan. Peserta diharapkan semakin mampu menjalankan peran sebagai murid sekaligus pewarta Kristus dalam kehidupan Gereja dan masyarakat.








