Bongsari – Gema keharmonisan nada membumbung tinggi di Gereja Santa Theresia Bongsari pada Minggu, 27 September 2026. Dalam suasana penuh sukacita dan keakraban, Paroki Bongsari menggelar Lomba Paduan Suara Antar-Wilayah sebagai bagian dari rangkaian semarak perayaan Pesta Nama Santa Theresia.

Acara ini sepenuhnya dikomandoi oleh Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Bongsari sebagai panitia pelaksana. Dengan energi, kreativitas, dan kerja keras para kaum muda, seluruh alur acara berlangsung teratur, hangat, serta penuh semangat kebersamaan.

Kompetisi diikuti oleh 11 wilayah yang menerjunkan total 12 kelompok paduan suara. Setiap peserta diuji kemampuannya dalam membawakan dua buah lagu: Mars Bongsari yang telah di aransemen oleh Frederico Erick sebagai lagu wajib yang membakar semangat kebanggaan paroki, serta satu lagu liturgi pilihan yang dibawakan dengan penuh penghayatan dan keindahan olah vokal.

Alunan suara yang megah dan keharmonisan aransemen mewarnai penampilan setiap kontestan di hadapan dewan juri serta umat yang memadati gereja. Setelah kompetisi yang ketat, Wilayah Manyaran berhasil tampil paling memukau dan meraih nilai tertinggi sebagai juara pertama. Posisi kedua diraih oleh Wilayah Panjangan 1 dengan penampilan yang sangat solid, disusul oleh Wilayah Kalibanteng Kidul di tempat ketiga.
Lomba paduan suara ini bukan sekadar ajang meraih piala, melainkan wujud ucapan syukur dan sarana mempererat persaudaraan antarwilayah di bawah naungan iman dan semangat Santa Theresia.