Calon Penerima Sakramen Penguatan Belajar Melayani Umat Lansia

Twitter
WhatsApp
Email

PAROKI JETIS – Para Calon Penerima Sakramen Penguatan dari Lingkungan Santo Alfonsus mengikuti kegiatan pendampingan dan penerimaan Komuni Kudus bagi umat lanjut usia sebagai bagian dari tugas akhir masa katekumen, Minggu (6/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran agar para calon mulai terlibat dalam kehidupan menggereja di lingkungan masing-masing.

Kegiatan berlangsung di rumah Bapak Mardiyono, salah satu umat yang menerima Komuni Kudus. Kegiatan diikuti satu prodiakon, empat umat lanjut usia penerima Komuni, empat Calon Penerima Sakramen Penguatan, serta satu katekis sebagai wakil dari paroki.

Kegiatan dipimpin Yuliana Sri Wuryanti selaku prodiakon Lingkungan Santo Alfonsus. Dalam homilinya, Yuliana mengingatkan pentingnya menyampaikan kebenaran kepada sesama dengan cara yang baik, penuh kasih, dan rendah hati.

Ia menyampaikan tiga tahap dalam mengingatkan seseorang yang melakukan kesalahan. Tahap pertama dilakukan secara empat mata untuk menjaga martabat dan perasaan orang yang bersangkutan. Jika belum berhasil, tahap berikutnya dapat melibatkan saksi lain. Apabila tetap tidak ada perubahan, persoalan dapat disampaikan kepada pemimpin Gereja atau pastor.

Yuliana juga mengingatkan pentingnya doa bersama dalam kehidupan umat. Menurut dia, kehidupan iman tidak dijalani seorang diri, tetapi melalui persaudaraan, kepedulian, dan dukungan antarsesama.

Selain Yuliana, kegiatan tersebut dihadiri Hananta sebagai wakil katekis dari Paroki St. Albertus Agung Jetis. Kehadiran pendamping paroki turut mendukung proses pembelajaran para calon penerima Sakramen Penguatan.

Kegiatan pelayanan kepada umat lanjut usia tersebut menjadi bagian dari tugas akhir yang diberikan Tim Katekis berdasarkan arahan Romo Paroki. Selain terlibat dalam pelayanan umat, para calon juga mendapat tugas membuat konten video sebagai bagian dari rangkaian kegiatan menjelang berakhirnya masa katekumen.

Melalui kegiatan tersebut, para calon penerima Sakramen Penguatan diperkenalkan pada keterlibatan dalam kehidupan umat di lingkungan. Proses tersebut menjadi bagian dari persiapan agar setelah menerima Sakramen Penguatan, mereka dapat mengambil bagian dalam pelayanan dan kehidupan Gereja.

Penulis: Andreas PN