Salatiga – Perayaan Ekaristi Syukur 60 tahun Kevikepan Semarang dilaksanakan pada hari Rabu (30/09/2026), pukul 10.00 di Paroki Santo Paulus Miki Salatiga. Perayaan Ekaristi yang di ikuti oleh karyawan Paroki se-Rayon Bagusto ini bertemakan “Bekerja Dengan Tangan, Melayani Dengan Hati” dipimpin oleh Sekretaris Keuskupan Agung Semarang, Romo Martinus Mariosa Kleruk, MSF dan didampingi Romo dari masing-masing Paroki di Rayon Bagusto.

Dalam homilinya, Romo Martin mengajak merefleksikan bacaan Injil Lukas 9:57-62. Bagaimana memandang profesi karyawan paroki, dari berbagai tugas dan tanggung jawab serta tantangan yang hadir, apakah merupakan rencana pribadi atau merupakan rencana dari Allah.

Menurutnya, karyawan paroki adalah orang-orang yang dipanggil dan dipilih oleh Allah bukan tanpa alasan. Karyawan paroki dipilih untuk menjadi perpanjangan tangan Tuhan dalam melayani umat dan mendukung karya keselamatan-Nya. Anugerah yang mengalir melalui panggilan pelayanan, kesehatan, kedamaian hati, dan pemenuhan kebutuhan hidup. Bekerja di lingkungan Gereja bukan sekadar mencari nafkah, melainkan sebuah bentuk ibadah nyata dan persembahan hidup kepada Allah. Juga disampaikan motivasi supaya menjadi pelayan Tuhan yang Bahagia, Inspiratif, dan Sejahtera.

Dalam perayaan Syukur 60 tahun Kevikepan Semarang ini tidak hanya dikemas di dalam Perayaan Ekaristi saja namun juga setelah misa digelar acara kebersamaan berupa pentas seni dari karyawan dan Romo masing-masing Paroki di Rayon Bagusto. Acara yang di pandu oleh Birgita Hanna dibuka dengan penampilan kesenian Brondut (Kobro Dangdut) dari Paroki Santo Thomas Rasul Bedono yang pimpin oleh Romo Yohanes Wicaksono, Pastor Paroki Bedono.

Kemudian dilanjutkan pentas seni dari Paroki Santo Yusup Ambarawa dan Paroki Santo Paulus Miki Salatiga (menyanyi), Paroki Santo Stanislaus Girisonta (Puisi dan tarian), Paroki Kristus Raja Ungaran (Band Romo dan karyawan) dan pentas seni ditutup oleh Paroki Kristus Raja Semesta Alam Tegalrejo (tarian).

Di tengah acara dibagi berbagai doorprize untuk karyawan paroki yang diundi secara acak oleh para Romo yang hadir. Setelahnya acara di tutup dengan makan siang bersama. Perayaan Ekaristi, pentas seni, pembagian doorprize dan makan siang serta ramah tamah yang melibatkan Romo dan karyawan, menciptakan suasana hangat, rasa senang, bahagia, dan kebersamaan yang sangat kuat.
Semoga Romo, karyawan dan umat di Kevikepan Semarang dapat semakin guyub dan rukun sehingga dapat mewujudkan Gereja yang Bahagia, Menginspirasi, dan Menyejahterakan.