Tim Lektor Santa Maria Fatima Magelang Buktikan Permainan Tradisional Lebih dari Berfaedah

Twitter
WhatsApp
Email
Momen Team Building Lektor Gereja Santa Maria Fatima Magelang pada Minggu, 13 September 2026 bermain egrang dsb.
Suasana kompleks Gereja Santa Maria Fatima Magelang pada Minggu, 13 September 2026, tampak berbeda dan penuh gelak tawa. Dalam rangka menyemarakkan peringatan HUT ke-55 Paroki, umat berkumpul bersama untuk mengikuti kegiatan Team Building yang dikemas secara unik dan penuh kehangatan.

MAGELANG ,KEDU – Suasana kompleks Gereja Santa Maria Fatima Magelang pada Minggu, 13 September 2026, tampak berbeda dan penuh gelak tawa. Dalam rangka menyemarakkan peringatan HUT ke-55 Paroki, umat berkumpul bersama untuk mengikuti kegiatan Team Building yang dikemas secara unik dan penuh kehangatan.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Tim Pelayanan Lektor dan Komentator dari Bidang Liturgi Dewan Pastoral Paroki (DPP) Santa Maria Fatima. Acara kali ini merupakan kelanjutan dari Team Building tahap pertama yang sebelumnya sukses diselenggarakan di kompleks SMA Katolik Pendowo Magelang.

Bukan sekadar sarana rekreasi, Team Building ini dirancang khusus untuk mengasah jiwa kerja sama, solidaritas, serta rasa kebersamaan antarumat yang nantinya akan bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan di gereja.

Ketua Bidang Liturgi DPP Paroki SMF, Benediktus Yulius Indra Prastyahastya, menegaskan pentingnya wadah formasi ini bagi dinamika pelayanan. “Melalui kegiatan ini, kita ingin menggali potensi sekaligus membangun kekompakan tim. Pelayanan gereja bukanlah kerja individual, melainkan pelayanan bersama yang membutuhkan keterlibatan dan kesatuan hati,” ungkapnya.

Untuk menghidupkan dinamika kelompok, acara ini memfasilitasi berbagai permainan tradisional Indonesia dengan menggandeng Citrabanu Outbound asuhan Bapak Joko bersama tim pendamping dari SDK Santa Maria Magelang. Para peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok dan diajak saling beradu ketangkasan serta kekompakan melalui permainan masa kecil seperti Gobag Sodor, Sundamanda (Engklek), Egrang, Benthik, hingga berbagai permainan ketangkasan bola.

Kemeriahan pun tak terelakkan. Bagi para peserta senior, deretan permainan tradisional ini menjadi sarana nostalgia yang membangkitkan kenangan indah masa kecil. Sementara bagi generasi muda, kegiatan ini menjadi perkenalan yang menyenangkan dengan kekayaan permainan era terdahulu yang kaya akan nilai gotong royong dan strategi.

Dinamika yang tercipta di lapangan mencerminkan indahnya persekutuan umat yang lintas generasi. Harapannya, benih-benih kebersamaan, rasa saling percaya, dan keterbukaan yang ditanamkan melalui Team Building ini dapat bermekar menjadi semangat pelayanan yang semakin hidup dan berdampak bagi kemuliaan Tuhan serta perkembangan Paroki Santa Maria Fatima Magelang.

 

Penulis: Herning Palmono