Percik Firman: Perempuan sebagai Rekan Kerja Yesus

Twitter
WhatsApp
Email
Dalam bacaan Injil hari ini dikisahkan bagaimana kehadiran dan keterlibatan para perempuan ikut mendukung karya pelayanan Tuhan Yesus dan para rasul.

Jumat, 18 September 2026
Bacaan Injil: Luk 8:1-3

Saudari-saudara yang terkasih,
Dalam bacaan Injil hari ini dikisahkan bagaimana kehadiran dan keterlibatan para perempuan ikut mendukung karya pelayanan Tuhan Yesus dan para rasul. Mereka adalah beberapa orang perempuan yang telah disembuhkan dari roh-roh jahat atau berbagai penyakit, yaitu Maria yang disebut Magdalena, yang telah dibebaskan dari tujuh roh jahat, Yohana isteri Khuza bendahara Herodes, Susana, dan banyak perempuan lain.

Maria Magdalena, Yohana, Susana dan perempuan-perempuan lain itu melayani rombongan Yesus dengan sukacita dan tulus hati. Bahkan kekayaan mereka pun disumbangkan untuk mendukung karya pewartaan kerajaan Allah.

Perempuan sejak awal mula memang diciptakan Tuhan untuk menjadi rekan atau penolong yang sepadan dengan laki-laki. Mereka saling melengkapi satu sama lain dalam karya keselamatan Allah. Bahkan pada zaman Yesus, para perempuan ikut terlibat dan mendukung karya pelayanan Yesus.

Di paroki-paroki saat ini juga banyak karya pelayanan Gereja yang diwarnai dan bisa hidup berkembang berkat keterlibatan dan kehadiran para perempuan. Dengan aneka macam cara dan bentuknya, para perempuan terlibat melayani Gereja.

Sebagai contoh, saat saya membantu asistensi musim panas di sebuah paroki di Italia Utara, ada sekelompok ibu-ibu yang membantu bersih-bersih gereja pada hari-hari tertentu. Ada juga yang sudah datang ke gereja setengah jam sebelum misa harian dimulai untuk memimpin doa Rosario.

Hal yang sama juga saya alami saat saya bertugas di paroki di kota Semarang. Selalu ada kelompok perempuan yang terlibat dalam karya pelayanan gereja. Ada yang setia menghitung kolekte seminggu sekali. Ada juga yang bantu bersih-bersih halaman gereja. Ada juga yang caos dhahar untuk para rama di pastoran. Ada pula yang terlibat dalam kegiatan Sekolah Minggu, lektor, prodiakon, serta katekis mengajar katekumen, calon komuni pertama dan calon krismawan/wati, dsb.

Terimakasih atas ketulusan dari para ibu dan perempuan-perempuan yang terlibat dalam mendukung karya pelayanan Gereja selama ini. Terimakasih kepada para suami yang telah mengizinkan dan mendukung isteri Anda untuk ikut dalam pelayanan di Gereja. Semoga berkat Allah melimpah untuk Anda sekeluarga dan pekerjaan Anda sekalian.

Pertanyaan refleksinya, Apa motivasi kita terlibat dalam pelayanan Gereja selama ini? Apa yang telah kita berikan untuk mengembangkan Gereja kita?

Berkah Dalem dan Salam Teplok dari Bujang Semar (Bumi Jangli Semarang).

Y. Gunawan, Pr