Bayat – Suasana kebersamaan terasa hangat di halaman Gereja Paroki Bayat pada Minggu (8/3/2026). Setelah mengikuti perayaan Ekaristi, umat tidak langsung beranjak pulang. Mereka singgah di halaman gereja untuk melihat dan membeli berbagai produk UMKM yang dijajakan oleh sesama umat, sekaligus menyambut kehadiran Gerakan Rumah Berkah dari Paroki Wedi yang menghadirkan pelayanan berbagi bagi siapa saja yang membutuhkan.
Kebersamaan sederhana itu menjadi gambaran nyata semangat berjalan bersama antara Paroki Bayat dan Paroki Wedi. Melalui kegiatan UMKM umat yang kembali dihidupkan di Paroki Bayat serta kolaborasi dengan Gerakan Rumah Berkah (GRB) dari Paroki Wedi, umat diajak mengalami semangat sinodalitas yang menghadirkan kepedulian, dukungan, dan solidaritas dalam kehidupan sehari-hari.

UMKM Umat: Saling Mendukung dalam Kebersamaan
Kegiatan UMKM ini memberi kesempatan bagi umat yang memiliki usaha kecil untuk menjajakan produk mereka di lingkungan gereja. Berbagai produk yang ditawarkan sebagian besar berupa makanan matang dan siap saji yang disiapkan oleh umat sendiri.
Antusiasme umat tampak dari banyaknya umat yang dengan sukacita membeli dan menikmati hasil usaha sesama anggota komunitas. Melalui cara sederhana ini, umat saling mendukung dan meneguhkan satu sama lain. Agar semakin banyak yang terlibat, setiap lingkungan di Paroki Bayat dijadwalkan secara bergiliran untuk mengambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Romo Paroki Bayat, Romo Petrus Suratmin, Pr, mengajak umat untuk terus menumbuhkan semangat kebersamaan dalam kehidupan menggereja. “Melalui kegiatan sederhana ini kita belajar saling mendukung. Gereja tidak hanya menjadi tempat berdoa, tetapi juga menjadi ruang di mana umat saling menguatkan dalam kehidupan nyata,” ungkapnya.

Kolaborasi Antar Paroki: Gerakan Rumah Berkah
Semangat sinodalitas itu juga tampak dalam kolaborasi antar paroki. Pada kesempatan yang sama, Paroki Bayat bersama Paroki Wedi menghadirkan kegiatan Gerakan Rumah Berkah (GRB). Dalam kegiatan ini, umat dapat memilih berbagai pakaian yang sungguh baru dan pembayaran dilakukan dengan memberikan sumbangan seikhlasnya.
Pak Jiyanto, salah satu anggota tim GRB yang hadir bersama dua orang sukarelawan, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari gerakan solidaritas untuk mendukung program bedah rumah bagi masyarakat yang membutuhkan. Program ini melayani siapa saja tanpa membedakan latar belakang agama, sehingga menjadi wujud nyata kepedulian Gereja bagi masyarakat luas.
Aksi GRB tidak hanya berjalan di Paroki Bayat, tetapi juga secara rutin dilaksanakan di lingkup internal Paroki Wedi. Bahkan pelayanan ini juga menjangkau Paroki Dalem. Melalui gerakan ini, semangat berbagi dan kepedulian diharapkan semakin meluas serta menguatkan jejaring pelayanan antar paroki.
Sinodalitas yang Dihidupi Bersama
Melalui kegiatan UMKM umat di Paroki Bayat dan Gerakan Rumah Berkah yang digerakkan oleh Paroki Wedi, semangat sinodalitas sungguh diusahakan secara nyata: umat saling mendukung, lingkungan dilibatkan, dan paroki-paroki berjalan bersama dalam pelayanan. Dari kebersamaan yang sederhana ini, Gereja diharapkan semakin hadir sebagai komunitas yang membawa sukacita, menumbuhkan kepedulian, serta menghadirkan berkat bagi banyak orang mewujudkan Gereja yang menyejahterakan.
Penulis: TAW – Paroki Bayat









