Rabu, 18 Maret 2026
Bacaan Injil: Yoh 5:17-30
Saudari-saudaraku yang terkasih,
Dalam Katekismus Gereja Katolik (KGK) no. 2427, ditegaskan Karya manusia adalah tindakan langsung dari manusia yang diciptakan menurut citra Allah. Kita manusia dipanggil, supaya bersama-sama melanjutkan karya penciptaan Allah.
Dengan demikian bekerja adalah sebuah panggilan sekaligus ibadah. Santo Paulus pun pernah mengungkapkan, “Jika seseorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan” (2 Tes 3:10). Bekerja berarti menghargai anugerah-anugerah dan talenta-talenta yang diterima dari Tuhan.
Dalam bacaan Injil hari ini Tuhan Yesus menegaskan, “Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Aku pun bekerja juga.” Yesus membuktikan bahwa Diri-Nya sebagai utusan Allah Bapa. Yesus melakukan pekerjaan Bapa-Nya sebagai bukti perutusan-Nya. Sejak dulu sampai sekarang Tuhan terus melakukan pekerjaanNya.
Setiap saat Tuhan senantiasa bekerja tiada henti dengan gembira. Setiap saat Tuhan selalu menciptakan manusia baru. Setiap saat Tuhan selalu memberi hidup untuk mahluk hidup. Setiap saat Tuhan selalu mendengarkan permohonan manusia.
Pernyataan Yesus tersebut sungguh satu peringatan bagi kita akan kehebatan Tuhan. Tuhan sungguh mencintai manusia dan selalu bekerja tiada henti demi keselamatan manusia.
Dalam bekerja, jangan sampai lupa untuk melandasinya dengan berdoa. Berdoa dan bekerja seperti dua sayap untuk keseimbangan hidup kita. Ora et labora. Artinya, berdoa dan bekerja. Mari kita hayati pekerjaan kita dengan 4 kartu As, yakni kerja kerAs, kerja cerdAs, kerja iklAs, dan kerja tuntAs.
Pertanyaan refleksinya, apakah dalam bekerja selama ini kita melibatkan Tuhan? Apakah kita memberi ruang bagi Roh Kudus untuk berkarya dalam hidup ini?
Berkah Dalem dan Salam Teplok dari Bujang Semar (Bumi Jangli Semarang).
Y. Gunawan, Pr









