PAROKI JETIS – Sebanyak 28 umat Lingkungan Santo Alfonsus Jatimulyo mengikuti Pertemuan BKSN I dengan tema “Pengajaran Yesus tentang Hidup yang Bahagia”, Sabtu (5/9/2026) pukul 19.30 WIB. Pertemuan yang berlangsung di rumah Ketua Lingkungan Fransisca Haru Kurniawati tersebut mendalami Sabda Bahagia berdasarkan Injil Matius 5:1-11.
Materi pendalaman disampaikan Andreas Prastowo Nugroho. Umat diajak memahami bahwa kebahagiaan yang diajarkan Yesus tidak sekadar berkaitan dengan keadaan hidup yang bebas dari persoalan, tetapi berhubungan dengan kehidupan yang dekat dengan Tuhan serta kesediaan menjalankan kehendak-Nya.
Dalam pendalaman tersebut, umat diajak melihat kembali hubungan manusia dengan Tuhan. Ketidaktaatan kepada Tuhan dipahami membawa kerusakan dalam relasi tersebut dan menghadirkan berbagai persoalan, kegelisahan, kekecewaan, serta tantangan dalam kehidupan.
Pembahasan juga mengajak umat melihat kecenderungan manusia mencari kebahagiaan melalui harta, kedudukan, keberhasilan, dan berbagai hal duniawi. Namun, hal-hal tersebut tidak selalu memberikan kebahagiaan yang mendalam dan bertahan lama.
Melalui Sabda Bahagia dalam Matius 5:1-11, peserta diajak memahami jalan kebahagiaan yang ditunjukkan Yesus. Sikap rendah hati, belas kasih, membawa damai, memiliki hati yang bersih, serta kesetiaan kepada Tuhan ketika menghadapi kesulitan menjadi bagian dari refleksi pertemuan.
Pendalaman kemudian diarahkan pada kehidupan sehari-hari. Umat diajak mewujudkan Sabda Tuhan dalam keluarga, lingkungan, pekerjaan, dan kehidupan bermasyarakat melalui sikap mengampuni, peduli kepada sesama, rendah hati, dan saling membantu.
Pertemuan juga dilengkapi permainan “Buta, Tuli, dan Bisu”. Peserta diajak mengalami keterbatasan dalam melihat, mendengar, atau berbicara sekaligus belajar mengenai pentingnya kerja sama, saling percaya, dan komunikasi untuk mencapai tujuan bersama.
Refleksi dari permainan tersebut kemudian dikaitkan dengan kehidupan bersama. Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan sehingga membutuhkan orang lain untuk saling membantu dan melengkapi, termasuk dalam kehidupan menggereja dan bermasyarakat.

Pertemuan BKSN I juga melibatkan tiga Calon Penerima Sakramen Penguatan, Petra, Elja, dan Olivia, sebagai pemandu. Keterlibatan mereka menjadi bagian dari proses pembelajaran sekaligus kesempatan untuk mengambil peran dalam kehidupan menggereja.
Penulis : Andreas PN








