PAROKI NANDAN – Sebanyak 26 ibu dari Wilayah St. Mateus, Paroki Santo Alfonsus Nandan, Yogyakarta, mengikuti ziarah dan rekoleksi di Pertapaan Trappist Rawaseneng, Temanggung, dan Taman Doa Maria Grabag, Magelang, Sabtu (5/9). Rekoleksi menjadi bagian utama kegiatan dengan tema “Peran Wanita dalam Keluarga dan Gereja”.
Rekoleksi di Pertapaan Trappist Rawaseneng dibawakan Romo Edi Prasetya selama sekitar dua jam. Materi menekankan peran ibu dalam menjaga kehidupan keluarga, mendidik anak secara Katolik, serta menyeimbangkan tanggung jawab keluarga dengan keterlibatan dalam kehidupan menggereja dan bermasyarakat.
Romo Edi mengingatkan peserta agar aktivitas di lingkungan, RT, PKK, maupun kegiatan Gereja tidak mengurangi perhatian terhadap suami dan anak-anak. Menurut dia, tanggung jawab tersebut merupakan bagian penting dari kehidupan perkawinan dan keluarga Katolik.
Sesi rekoleksi dilanjutkan dengan tanya jawab antara peserta dan Romo Edi. Setelah itu, rombongan mengikuti doa bersama para pertapa Trappist dan berdoa di depan patung Pieta.

Sekitar pukul 12.00 WIB, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Taman Doa Maria Grabag dan tiba sekitar pukul 14.00 WIB. Selain makan siang, peserta melakukan arisan, pengumpulan dana sosial, serta membahas kegiatan bulan doa.
Rangkaian kegiatan di Grabag dilanjutkan dengan Doa Koronka dan Kerahiman Ilahi. Rombongan kemudian mengikuti Misa Sabtu Sore bersama umat setempat yang menjadi Misa Pembukaan Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) dan Musim Penciptaan.
Rombongan memilih Grabag sebagai salah satu tujuan karena tertarik pada kisah penampakan Bunda Maria yang dikaitkan dengan pembangunan gereja setempat. Usai Misa pada pukul 17.15 WIB, peserta bertolak kembali ke Yogyakarta dan tiba sekitar pukul 20.30 WIB.
Ketua Panitia V. Lily Astuti mengatakan kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi peserta untuk kembali mendalami peran wanita dan ibu dalam kehidupan keluarga serta Gereja. ( ibu V. Lily Astuti)








