Temu Moderatores Plus: 117 Komunitas Menjalankan ARDAS IX

Twitter
WhatsApp
Email
Sebanyak 150 orang berkumpul di PPSM memenuhi undangan Vikep Kategorial yang menghelat “Temu Moderatores Plus” (26/2/2026). Mereka para moderator ditambah para pengurus komunitas-komunitas kategorial se-KAS.

Sebanyak 150 orang berkumpul di PPSM memenuhi undangan Vikep Kategorial yang menghelat “Temu Moderatores Plus” (26/2/2026). Mereka para moderator ditambah  para pengurus komunitas-komunitas kategorial se-KAS.

 

Vikep kategorial KAS Rm Yohanes Dwi Harsanto mengatakan, temods plus ini baru sekali diadakan sejak Kev Gori berusia 8 tahun. Moderator ialah para imam, suster dan bruder yang menggembala komunitas-komunitas agar berjalan sesuai iman Katolik dengan  karisma khas masing-masing. “Jumlahnya saat ini 117 komunitas. Karena komunitas kategorial faktanya berada di Gereja lokal KAS, maka selayaknya memahami serta melaksanakan Arah Dasar KAS” tandas Rm Santo. “Komunitas kita beraneka ragam karisma, namun satu tubuh, yaitu Tubuh Kristus, satu Gereja yang kudus katolik apostolik, yang paling jelas secara badaniah ialah  Keuskupan kita”, tambahnya.

 

Suasana Sharing pelayanan Moderator rumpun doa

Lebih lanjut disampaikan pesan Bapak Uskup Mgr Rubiyatmoko melalui WA, “keanekaragaman komunias kategorial menggambarkan kekayaan rohani Gereja. Dalam kebersamaan, menampilkan wajah Gereja yang utuh dan penuh. Saling menghormati,  kesediaan membuka diri pada yang lain, berjalan bersama dalam sinodalitas Gereja, rendah hati mendengarkan bisikan Roh Kudus yang mempersatukan”.

 

Para moderator tampak antusias mengikuti bincang-bincang dalam 4 rumpun yaitu rumpun KLMTD, rumpun minat-profesi, rumpun doa, dan rumpun pelayanan. Kegiatan yang diampu oleh Dewan Pastoral Harian Kevikepan Kategorial ini mempertegas jatidiri moderator, pengurus komunitas serta sebagai warga Gereja KAS. Masing-masing mengisahkan praktek baik di komunitas masing-masing dan program komunitas yang sesuai ARDAS.

 

Suasana tampak guyub dan gembira, menampilkan tagline ARDAS 2026-2030 Gereja  yang bahagia, menginspirasi dan menyejahterakan. Para romo, bruder dan suster serta pengurus tiap komunitas mengungkapkan sudah mulai menjalankan ARDAS di komunitas dan rumpun masing-masing. Beberapa usulan muncul seperti perlunya Pedoman Kevikepan Kategorial, adanya tambahan Vikep Kategorial Kemasyarakatan, dan ketersediaan imam-imam, bruder, dan suster yang lebih total dalam menggembala komunitas.

(Jok War)

Berita Terkini

Berita Rayon

JADWAL MISA