Percik Firman: Pelaksana Firman Tuhan

Twitter
WhatsApp
Email
Sabda Tuhan Yesus hari ini mengingatkan kepada kita pentingnya melaksanakan Firman Tuhan. Sebagai pengikut-Nya, kita tidak cukup hanya menjadi pembaca Firman dan pendengar Firman saja. Tetapi kita dituntut untuk menjadi pelaksana Firman Tuhan.

Kamis, 26 Maret 2026

Bacaan Injil: Yoh 8:51-59

 

Saudari-saudaraku yang terkasih,

Sabda Tuhan Yesus hari ini mengingatkan kepada kita pentingnya melaksanakan Firman Tuhan. Sebagai pengikut-Nya, kita tidak cukup hanya menjadi pembaca Firman dan pendengar Firman saja. Tetapi kita dituntut untuk menjadi pelaksana Firman Tuhan.

Diungkapkan, ”Sesungguhnya barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya”. Orang yang menuruti Firman-Nya diberi jaminan untuk tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya. Hidup kekal disediakan Tuhan baginya.

Orang yang menuruti Firman Tuhan adalah orang yang membuka hati pada bimbingan Tuhan melalui sabda-Nya. Orang yang keras hati itu menutup diri akan bimbingan Tuhan. Seperti orang Yahudi, mereka menyepelekan, tidak percaya, dan berkeras hati bahkan keras kepala.

Batu bisa menjadi symbol atau gambaran kekerasan hati manusia. Batu memang tidak mudah dihancurkan, tetapi batu juga tidak mudah dibentuk. Karakter keras menjadi gambaran yang melekat pada orang yang menutup diri akan Firman Tuhan.

Menerima Tuhan Yesus dan ajaran-Nya memerlukan hati yang lembut dan siap terbuka mengalami perubahan. Sikap kelembutan dan kerendahan hati menjadi ciri yang khas dari para murid Kristus. Memang tidak mudah, tetapi kita perlu terus menerus belajar dan mohon bimbingan-Nya.

Pertanyaan refleksi, bagaimana sikap hati kita selama ini terhadap Firman Tuhan? Sudahkah kita menuruti Firman Tuhan dalam hidup sehari-hari?

Berkah Dalem dan Salam Teplok dari Bujang Semar (Bumi Jangli Semarang).

Y. Gunawan, Pr