Sabtu, 4 April 2026
Vigili Paskah
Bacaan Injil: Mat 28:1-10
Saudari-saudaraku yang terkasih,
Selamat Hari Raya Paskah. Tuhan telah bangkit. Paskah diwarnai sukacita dan kegembiraan. Perayaan Paskah adalah puncak perayaan iman Kristiani. Ada simbol yang khas dalam Hari Raya Paskah, yaitu lilin paskah.
Lilin paskah simbol Kristus sebagai Sang Terang Dunia, menghalau segala kegelapan hati. Dia mengorbankan diri dengan sengsara, wafat di salib dan akhirnya bangkit, supaya manusia mengalami keselamatan dan penebusan dosa. Tidak ada Paskah tanpa Jumat Agung. Tidak ada kebangkitan tanpa wafat di salib.
Kita sebagai orang Katolik mengimani bahwa kebangkitan Yesus menyelamatkan kita. Jika Yesus tidak bangkit, sia-sialah iman kita. Kebangkitan Kristus menjadi sumber kebahagiaan kita sebagai orang Katolik.
Kehadiran perempuan dalam kisah sengsara, wafat dan kebangkitan Kristus memiliki peran penting. Mereka menjadi penting karena tidak dianggap penting oleh masyarakat.
Dalam bacaan Injil hari ini diwartakan bahwa para perempuan menjadi saksi pertama Yesus bangkit. Mereka yang dianggap lemah ternyata justru mempunyai kekuatan yang luar biasa. Mereka dipakai oleh Allah sebagai pemeran utama di hari Minggu kebangkitan-Nya.
Yesus berpesan kepada mereka, “Jangan takut! Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya mereka pergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat Aku”.
Pertanyaan refleksinya, Bersediakah kita dilibatkan Tuhan menjadi saksi kebangkitan? Bagaimana sikap kita terhadap orang yang lemah?
Berkah Dalem dan Salam teplok dari Bujang Semar (Bumi Jangli Semarang).
Y. Gunawan, Pr









