Percik Firman: Bermental Kuat

Twitter
WhatsApp
Email
Dalam bacaan Injil hari ini Tuhan Yesus mau diadili. Dia adalah orang saleh. Ia sendiri adalah kebenaran. Akan tetapi, keberadaan-Nya tidak selalu membuat semua orang senang.

Jumat, 20 Maret 2026

Bacaan Injil: Yoh 7:1-2.10.25-30

 

Saudari-saudaraku yang terkasih

Dalam bacaan Injil hari ini Tuhan Yesus mau diadili. Dia adalah orang saleh. Ia sendiri adalah kebenaran. Akan tetapi, keberadaan-Nya tidak selalu membuat semua orang senang.

Beberapa orang di Yerusalem mempertanyakan-Nya penuh sangsi, ”Bukankah Dia ini yang mereka mau bunuh?” Bahkan mereka berusaha menangkap Dia, tetapi tidak ada yang menyentuh Dia, sebab saat-Nya belum tiba.

Tuhan Yesus memberi teladan pada kita bagaimana bermental kuat dalam menghadapi ancaman dan hujatan. Orang yang bermental kuat adalah orang yang mempunyai prinsip, bersikap rendah hati, tahan banting, dan tidak baperan (tidak mudah tersinggung).

Berbeda dengan orang yang bermental lemah. Mereka biasanya plin-plan, arogan, mudah menyerah, dan mutungan.

Di hadapan para seteru-Nya, Tuhan Yesus maju tak gentar. Dia tampil sebagai pembela kebenaran. Ia selalu memperkenalkan diri-Nya sebagai Mesias yang menyelamatkan umat manusia.

Dia maju tak gentar mewartakan kebenaran. Dia berkomitmen membawa kabar baik. Hati-Nya selalu terbuka untuk menerima kita yang mau datang kepada-Nya. Hati-Nya lemah lembut, murah hati dan rendah hati.

Pertanyaan refleksinya, beranikah kita menyuarakan kebaikan dan kebenaran di dalam hidup sehari-hari? Seberapa siap kita menghadapi konsekuensi dari kesaksian hidup kita sebagai pengikut Yesus?

Selamat menjalani pantang.

Berkah Dalem dan Salam Teplok dari Bujang Semar (Bumi Jangli Semarang).

Y. Gunawan, Pr