Setiap tahun dalam masa prapaskah, umat Katolik diajak untuk menghayati semangat doa, mati raga dan aksi. Setiap tahun, Panitia APP Keuskupan menyusun buku panduan yang dapat digunakan umat beriman untuk mengadakan pertemuan bersama, berdoa bersama, sambil memperdalam nilai-nilai Kekatolikan terutama semangat solidaritas. Harapannya, semua itu juga dapat menjadi batu pijakan bagi umat untuk merancang aksi solidaritas yang nyata bagi mereka yang membutuhkan.
Tahun ini, Keuskupan Agung Semarang memasuki ARDAS yang Ke-VI dengan road map, “Gereja yang Bahagia, Inspiratif dan Mensejahterakan”. Rumusan road map itu mengandung pesan kuat agar penghayatan iman umat KAS dapat semakin signifikan berbuah. Buah iman yang mewujud dari penghayatan umat KAS adalah meningkatnya kesejahteraan dan kebahagiaan umat.
Untuk itu tahun ini, panitia APP KAS mencoba untuk menyusun panduan pertemuan APP yang juga berisi panduan teknis pemanfaatan dana sosial paroki. Dana sosial Gereja memang dimaksudkan untuk dikelola demi membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, dana
tersebut perlu dikelola secara bijaksana demi mencapai tujuan yang dicita-citakan sejak awal mula.
Tentu saja, dana sosial Gereja tidak akan mungkin dapat menjawab semua harapan dan kebutuhan kesejahteraan masyarakat. Namun sekali lagi, jika umat memahami tujuan pengelolaan dana tersebut, dan ikut membantu Gereja dalam mengelola dan memanfaatkannya secara bijaksana, pasti
keberadaan dana sosial Gereja akan semakin relevan dan signifikan bagi kehidupan masyarakat.
Mari kita berdoa bersama, belajar bersama, memperdalam nilai-nilai Kekatolikan bersama-sama untuk mewujudkan “Gereja yang Bahagia, Inspiratif dan Mensejahterakan” bersama.
Berkah Dalem.
Semarang, 3 Desember 2025
R. Subyantara Putra Perdana, Pr
Ketua APP KAS
Panduan APP dapat dilihat melalui tautan:









