Perkuat Fondasi Keluarga, 80 Pasangan Suami Istri Perbarui Janji Perkawinan di Gereja Kumetiran

Twitter
WhatsApp
Email

PAROKI KUMETIRAN – Tim Pelayanan Pastoral Keluarga Gereja Hati Santa Maria Tak Bercela (HSMTB) Kumetiran menyelenggarakan Misa Pasangan Suami Istri (Pasutri) pada Minggu, 22 Februari 2026. Kegiatan yang berfokus pada penguatan ikatan keluarga melalui pembaruan janji perkawinan ini dihadiri oleh 80 pasangan dari berbagai usia perkawinan di wilayah Paroki Kumetiran.

Misa ini menjadi salah satu program perdana di bawah kepengurusan baru Dewan Paroki Pleno Harian (DPPH) Paroki Kumetiran. Selain sebagai sarana syukur atas rahmat sakramen perkawinan, kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan fungsi serta program kerja Tim Pelayanan Pastoral Keluarga kepada umat secara lebih luas.

Dalam homilinya, Romo Aloysius Dwi Prasetyo, Pr. menekankan pentingnya sinergi antara suami dan istri dalam menghadapi dinamika zaman. Ia mengingatkan bahwa tantangan lingkungan saat ini semakin berat, sehingga keluarga harus menjadi benteng utama dalam menjaga iman.

“Pasangan suami istri harus bekerja sama menolak godaan dosa. Saya mengajak seluruh umat agar pertobatan dalam Masa Prapaskah ini dimulai dari lingkup terkecil, yaitu keluarga, dengan terus meningkatkan kualitas cinta kasih di dalamnya,” ujar Romo Dwi Prasetyo.

Koordinator Tim Pelayanan Keluarga, Maria Titi Purwaningsih, mengungkapkan bahwa antusiasme umat melampaui ekspektasi awal panitia. Dari target semula sebanyak 50 pasangan, tercatat kurang lebih 80 pasangan suami istri hadir mengikuti prosesi ini.

“Fokus khusus kami sebenarnya adalah memberikan perhatian kepada pasangan muda dengan usia pernikahan di bawah lima tahun guna membangun pondasi keluarga yang kokoh. Namun, ternyata minat dari pasangan senior juga sangat tinggi,” jelas Maria Titi.

Romo Alb. Hendaryono, selaku pendamping Bidang Paguyuban, turut memberikan apresiasi atas kelancaran acara tersebut. Ia mengamati betapa banyak pasangan yang tampak sangat menghayati momen saat mereka kembali mengucapkan janji setia di depan altar.

Suasana haru dan hangat menyelimuti akhir kegiatan. Banyak pasangan mengaku sangat berkesan dengan seremoni pembaruan janji ini karena mengingatkan kembali pada komitmen awal mereka. Untuk melengkapi kegembiraan tersebut, panitia juga menyediakan fasilitas photo booth yang dimanfaatkan para peserta untuk mengabadikan momen kebersamaan mereka.