Salatiga – Suasana Natal yang penuh sukacita memenuhi jalanan kota saat Christmas Parade tahunan yang digelar Pemerintah Kota Salatiga bersama Badan Kerjasama Gereja-Gereja Salatiga (BKGS) pada hari Sabtu, 10 Januari 2026.

Christmas Parade ini diikuti oleh sekitar 3.000 peserta dari kelompok Sekolah, Komunitas Masyarakat, hingga Gereja. Paroki Kristus Raja Semesta Alam Tegalrejo dan Paroki Santo Paulus Miki Salatiga turut meramaikan dengan sekitar 300 peserta yang terdiri dari Romo Paroki, DPPH, Biarawan-Biarawati, Misdinar, Lektor, Prodiakon, Orang Muda Katolik (OMK), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia(PMKRI), Pemuda Katolik (PK), Wanita Katolik Republik Indonesia(WKRI), siswa-siswi Katolik, perwakilan umat lingkungan, hingga komunitas lainnya.
Dengan segala kreativitas, Paroki Salatiga menghadirkan Gua Natal berkeliling sepanjang rute parade. Selain itu juga menampilkan Indonesia Mini, yang merepresentasikan berbagai etnis dan suku yang ada di Indonesia. OMK Salatiga juga tidak ketinggalan dengan aksinya menjadi Sapu Bersih dengan membersihkan segala sampah yang ada di sepanjang rute parade.
Fidelis Tegar, peserta yang menggunakan kostum Santa Claus, berbagi kegembiraan dalam wawancara singkat, “Christmas Parade ini adalah wujud inkarnasi sukacita Natal di Salatiga. Kami dari Santo Paulus Miki bangga berjalan bersama saudara-saudara dari agama lain, membagikan pesan kasih dan damai sebagaimana ajaran Yesus dalam Injil Yohanes 13:34.”

Setibanya di panggung kehormatan, yang berada di Rumah Dinas Wali Kota Salatiga, setiap perwakilan kontingen menyerahkan buket bunga kepada Wali Kota, kemudian dari Wali Kota yang diwakili oleh istrnya, Ibu Retno Margiastuti Robby Hernawan memberikan plakat apresiasi kepada setiap perwakilan kontingen.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Salatiga memberikan pujian untuk kegiatan Christmas ParadeĀ ini, “Ini kebanggaan Jawa Tengah yang tunggal, bukti toleransi Salatiga yang luar biasa.”
Melalui parade ini, Paroki Salatiga berharap semangat persaudaraan terus menyala, bertumbuh dan saling menjaga, selaras dengan ensiklik Fratelli Tutti Paus Fransiskus, memperkuat harmoni bermasyarakat di Salatiga yang ramah.