Cetak Generasi Tangguh, OMK DIY Ikuti Youth Empowerment Bootcamp di Kaliurang

Twitter
WhatsApp
Email

PK3 – Komisi Penghubung Karya Kerasulan Kemasyarakatan (PK3) Kevikepan Yogyakarta Barat dan Yogyakarta Timur resmi membuka program pendampingan berjenjang bertajuk “Youth Empowerment Bootcamp: Membangun Generasi Tangguh“. Kegiatan tahap pertama ini dilaksanakan di Wisma Maya, Kaliurang, Yogyakarta, pada Kamis hingga Minggu, 19-22 Februari 2026.

Para peserta Youth Empowerment Bootcamp menerima berkat pelepasan langsung dari Mgr. Robertus Rubiyatmoko (Uskup Keuskupan Agung Semarang) di Wisma Domus Pacis Puren.

Program ini diikuti 41 Orang Muda Katolik (OMK) pilihan yang duduk di bangku kelas 10 dan 11 SMA dari berbagai sekolah di Daerah Istimewa Yogyakarta. Melalui skema pendampingan berkelanjutan, para peserta dipersiapkan untuk menjadi kader Gereja yang matang secara spiritual, intelektual, serta peka terhadap realitas sosial di tengah tantangan bonus demografi.

Ketua Komisi PK3 Kevikepan Yogyakarta Barat, Romo Rosarius Sapto Nugroho, Pr saat memberikan kata sambutan kepada peserta

Ketua Komisi PK3 Kevikepan Yogyakarta Barat, Romo Rosarius Sapto Nugroho, Pr, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pelatihan kepemimpinan biasa, melainkan sebuah proses pembentukan kepribadian yang mendalam. Menurutnya, OMK memerlukan pendampingan yang serius agar mampu mewarnai wajah Gereja Keuskupan Agung Semarang (KAS) yang bahagia dan sejahtera.

“Retret ini bertujuan agar saat mereka memasuki jenjang universitas nanti, mereka sudah memiliki kemantapan kepribadian dan sikap pilihan pribadi yang matang. Kami memberikan kemampuan dasar leadership agar mereka dapat menjalankan peran sosial sebagai mahasiswa dan masyarakat,” ujar Romo Sapto di sela-sela kegiatan, Kamis (19/2).

Ia menambahkan bahwa bootcamp ini menggunakan konsep tiga tahap yang saling berkaitan. Setelah tahap “Aku Ada” pada Februari ini, peserta yang sama akan kembali mengikuti tahap “Aku Muda” pada Juni 2026, dan diakhiri dengan tahap “Aku Katolik” pada November 2026. “Pesertanya akan tetap sama agar pendampingannya berkelanjutan dan materinya menjadi satu kesatuan yang utuh,” imbuhnya.

 

Vikaris Episkopal (Vikep) Yogyakarta Barat, Romo AR. Yudono Suwondo, Pr, berbincang dengan salah satu peserta

Senada dengan hal tersebut, Vikaris Episkopal (Vikep) Yogyakarta Barat, Romo AR. Yudono Suwondo, Pr, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif kaderisasi ini. Ia menekankan pentingnya membekali anak muda dengan referensi iman dan nasionalisme yang kuat untuk mengambil keputusan di masa depan.

“Harapan saya, mereka dibekali dengan langkah-langkah untuk mengambil keputusan demi 100 persen Katolik, 100 persen Indonesia. Ini bukan akhir, tapi proses yang akan terus kita kerjakan secara simultan agar anak muda kita memiliki daya juang yang tinggi,” tegas Romo Wondo.

 

Para pendamping retret

Bagi peserta, kegiatan retret menjadi ruang menemukan jati diri sekaligus membangun persahabatan lintas paroki. Program ini diharapkan melahirkan generasi muda Katolik yang tangguh, peduli sesama, dan siap berperan aktif di tengah Gereja serta masyarakat.

Berita Terkini

Komisi Penghubung Karya Kerasulan Kemasyarakatan (PK3) Kevikepan Yogyakarta Barat dan Yogyakarta Timur resmi membuka program pendampingan berjenjang bertajuk "Youth Empowerment Bootcamp: Membangun Generasi Tangguh". Kegiatan tahap pertama ini dilaksanakan di Wisma Maya, Kaliurang, Yogyakarta, pada Kamis hingga Minggu, 19-22 Februari 2026.

Berita Rayon