Percik Firman: Menerima Hidup dengan Bersyukur

Keinginan manusia untuk tahu tanda-tanda terlampau jauh, kadang bertanya kepada Allah, bahkan mendikte Allah. Mana tanda kasih Allah kepadaku? Katanya Allah Maha Kasih, mengapa saya menderita?

Percik Firman: Menghargai Pendahulu

Orang hidup butuh aturan. Aturan digunakan untuk mengatur hidup bersama. Biasanya peraturan atau hukum untuk menjamin kestabilan hidup bersama. Ada yang berupa perintah. Ada pula yang berupa larangan.

Percik Firman: Sedikit Tetap Berguna

Setiap tanggal 14 Februari kita merayakan hari kasih sayang (Valentine Day). Kesempatan yang bagus, dimana kita diingatkan untuk terus menghidupi budaya kasih sayang dalam hidup sehari-hari. Sekaligus kita diajak untuk mengembangkan budaya kehidupan.

Percik Firman: Bisu dan Tuli Rohani

Ada sebuah video pertunjukan Tarian Seribu Tangan (The Thousand Hand Dance). Pertunjukannya sangat menarik, membuat takjub dan tercengang. Para penarinya tuli alias tuna rungu. Tetapi Allah memberikan kepekaan hati dan perasaan pada mereka.

Percik Firman: Ketangguhan Seorang Ibu

Merenungkan bacaan Injil pada hari ini, saya teringat akan kiriman kisah inspiratif dari seorang teman tentang pengorbanan seorang ibu yang luar biasa.

Percik Firman: Jamu Jati Kendi

Pada suatu hari saat ada pertemuan OMK, ada seorang OMK yang bertanya kepada saya, “Romo, saya ditanya teman muslim. Kenapa kamu orang katolik makan B2 dan B1? Bukankah itu makanan haram? Mohon penjelasan, Romo”

Percik Firman: Motivasi Bertemu Yesus

Dalam Injil kemarin banyak orang datang menemui Yesus mohon disembuhkan. Bacaan Injil pada hari ini menceritakan alasan orang Farisi dan ahli Taurat menemui Yesus untuk mencari kesalahan Dia supaya bisa menangkapNya.

Percik Firman: Menerangi dan Menghangatkan

Selain sebagai penerangan, pelita juga berfungsi untuk menghangatkan. Begitulah seharusnya keberadaan kita orang beriman Katolik di dunia ini, yaitu mampu menghadirkan kehangatan bagi orang-orang di sekitar. Mengapa?