Percik Firman: Bijak dalam Memilih Tindakan

Hidup kita sehari-hari diwarnai aneka pilihan, dari hal yang sederhana sampai yang serius. Kita bisa memilih baju mana yang mau dipakai hari ini, mau memakai sepatu atau sandal, mau masak apa hari ini, mau mendoakan siapa hari ini, perkataan mana yang mau disampaikan ke orang lain (menghujat atau memuji), mau hidup berkeluarga atau selibat. Bahkan, sampai ada yang mengatakan: Menjadi tua adalah kepastian, menjadi dewasa adalah pilihan.

Percik Firman: Tindakan Kasih yang Menyelamatkan

Bacaan Injil hari ini mengingatkan saya akan pengalaman berziarah ke Gunung Nebo, Yordania. Menurut tradisi, di gunung itu dipercaya Nabi Musa wafat. Situs Gunung Nebo memiliki makna panting dalam memorial perjalanan Nabi Musa.

Percik Firman: Berani Jujur itu Hebat

Dalam bacaan Injil hari ini Nikodemus, seorang pemimpin agama Yahudi, berkata dengan jujur tentang siapa Yesus. Nikodemus menjadi contoh seorang “ksatria”.

Percik Firman: Menjadi Rasul Kerahiman

Seminggu setelah Hari Raya Kebangkitan Kristus (Paskah), kita merayakan Minggu Kerahiman Ilahi. Pesta Kerahiman Ilahi ini ditetapkan oleh Paus Yohanes Paulus II pada 30 April 2000 bersamaan kanonisasi Santa Faustina.

Percik Firman: Amanat Agung Evangelisasi

Dalam Anjuran Apostolik “Evangelii Gaudium” (Pewartaan Injil di Dunia Dewasa Ini), Paus Fransiskus mengajak kita untuk ambil bagian dalam tahap baru pewartaan Injil yang ditandai dengan kegembiraan.

Seri Kajian Masyarakat – 1: Toleransi, Intoleransi, dan Kita

Tagline “Gereja yang Inspiratif” mengundang kita untuk bertanya secara jujur: apakah kita sebagai umat menginspirasi nilai-nilai yang berkaitan dengan kerukunan? Apakah kehidupan kita — cara kita bekerja, bertetangga, berbisnis, bermedsos — menjadi kesaksian yang memperkuat budaya toleransi?

Percik Firman: Sapaan yang Empatik

Saat liburan akhir tahun orang biasanya mengadakan kegiatan reuni, baik dengan teman SMP, teman SMA, teman kuliah, kelompok misdinar, atau OMK. Suasananya diwarnai sukacita.

Percik Firman: Warta Damai Sejahtera

Ada hiasan dinding di ruang tamu yang bertuliskan, “Berkatilah rumah kami, Ya Tuhan”. Ada juga yang tulisannya, “Rumahku adalah rumah doa”. Ada pula tulisan, “Damai Sejahtera bagimu”.

Percik Firman: Lelah Tetapi Tetap Berempati

Dalam bacaan Injil hari ini, kita diajak untuk merenungkan kisah pengalaman kebangkitan yang dialami dua murid Emaus. Mereka pulang ke kampung Emaus, yang terletak kira-kira tujuh mil (sekitar 11 km) jauhnya dari Yerusalem.

Percik Firman: Air Mata Sukacita

Dalam bacaan Injil hari ini dikisahkan bahwa ketika Maria Magdalena pergi ke makam Yesus pada hari Minggu Paskah, Tuhan Yesus mengubah air mata Maria Magdalena. Dari air mata kesedihan menjadi air mata sukacita.