Semarang – Usai acara Karnaval Paskah Kota Semarang, Pemerintah Kota Semarang kembali menggelar acara Karnaval Seni Budaya Lintas Agama dan Pawai Ogoh-ogoh Kota Semarang pada hari Minggu, 26 April 2026.
Karnaval yang digelar sepanjang Balai Kota hingga Lapangan Simpang Lima ini mengusung tema “Memayu Hayuning Bawana”, dengan tujuan untuk meningkatkan pariwisata, indeks toleransi, dan juga melestarikan seni dan budaya di Kota Semarang.
Karnaval ini diikuti oleh kurang lebih 32 kelompok kesenian dari Kota Semarang dan sekitarnya. Kevikepan Semarang pun turut meramaikan acara ini, yang diwakili oleh Mahasiswa STPKat Santo Fransiskus Assisi. Selain itu juga ada kelompok Mahasiswa dari Soegijapranata Chatolic University (SCU).
Di tengah teriknya sinar matahari Kota Semarang, seluruh masyarakat dengan sabar menanti para penampil yang mengikuti karnaval, dari sepanjang jalan Balai Kota hingga Simpang Lima. Setelah menanti kurang lebih dua jam, akhirnya masyarakat dapat menyaksikan berbagai kesenian, dari kesenian Topeng Padepokan Brajamusti, Naga Kuncup Melati, hingga ogoh-ogoh dari PHDI Kota Semarang, PHDI Kabupaten Kendal, dan PHDI Kabupaten Jepara.
Semoga toleransi di Kota Semarang bisa terus terjaga dan pariwisata juga dapat meningkat.