Percik Firman: Amanat Agung Evangelisasi

Dalam Anjuran Apostolik “Evangelii Gaudium” (Pewartaan Injil di Dunia Dewasa Ini), Paus Fransiskus mengajak kita untuk ambil bagian dalam tahap baru pewartaan Injil yang ditandai dengan kegembiraan.

Percik Firman: Sapaan yang Empatik

Saat liburan akhir tahun orang biasanya mengadakan kegiatan reuni, baik dengan teman SMP, teman SMA, teman kuliah, kelompok misdinar, atau OMK. Suasananya diwarnai sukacita.

Percik Firman: Warta Damai Sejahtera

Ada hiasan dinding di ruang tamu yang bertuliskan, “Berkatilah rumah kami, Ya Tuhan”. Ada juga yang tulisannya, “Rumahku adalah rumah doa”. Ada pula tulisan, “Damai Sejahtera bagimu”.

Percik Firman: Lelah Tetapi Tetap Berempati

Dalam bacaan Injil hari ini, kita diajak untuk merenungkan kisah pengalaman kebangkitan yang dialami dua murid Emaus. Mereka pulang ke kampung Emaus, yang terletak kira-kira tujuh mil (sekitar 11 km) jauhnya dari Yerusalem.

Percik Firman: Air Mata Sukacita

Dalam bacaan Injil hari ini dikisahkan bahwa ketika Maria Magdalena pergi ke makam Yesus pada hari Minggu Paskah, Tuhan Yesus mengubah air mata Maria Magdalena. Dari air mata kesedihan menjadi air mata sukacita.

Percik Firman: Menjadi Saksi Kebangkitan

Selamat Hari Raya Paskah. Tuhan telah bangkit. Paskah diwarnai sukacita dan kegembiraan. Perayaan Paskah adalah puncak perayaan iman Kristiani. Ada simbol yang khas dalam Hari Raya Paskah, yaitu lilin paskah.

Percik Firman: Memandang Salib Kristus

Pada hari ini kita merayakan wafat Yesus di salib. Di berbagai paroki dan komunitas diadakan ibadat Jumat Agung untuk mengenangkan wafat Yesus tersebut.

Percik Firman: Melayani Sepenuh Hati

Merenungkan pesan misteri perayaan Kamis Putih hari ini, kita selalu diingatkan akan makna sebuah pelayanan yang sepenuh hati. Tuhan Yesus memberikan teladan nyata dalam melayani secara tulus lewat Perjamuan Malam Terakhir dan pembasuhan kaki para murid-Nya.