Prosesi Obor Salib 2026: Menyalakan Talenta, Merawat Regenerasi, Memuliakan Nama Tuhan

Twitter
WhatsApp
Email
Prosesi Obor Salib (POS) 2026 menjadi salah satu rangkaian acara menyambut HUT ke-59 Gereja Stasi Maria Assumpta (GSMA), Paroki Santo Stanislaus Girisonta.

Glodogan – Prosesi Obor Salib (POS) 2026 menjadi salah satu rangkaian acara menyambut HUT ke-59 Gereja Stasi Maria Assumpta (GSMA), Paroki Santo Stanislaus Girisonta. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 8 Agustus 2026 tersebut mengusung tema “Titah Makarya Martani Luhuring Asma.”

Lebih dari sekadar perarakan, POS 2026 mengajak umat memaknai obor sebagai ungkapan doa dan syukur, sekaligus ajakan untuk menjaga keagungan nama Tuhan melalui talenta dan karya dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua GSMA, Gregorius Virgo Budi Cahyono, mengungkapkan bahwa kepanitiaan POS selalu dipercayakan kepada OMK GSMA. Kepercayaan tersebut menjadi ruang bagi Orang Muda Katolik untuk mengambil tanggung jawab sekaligus menjalani proses regenerasi pelayanan di gereja stasi.

Sedangkan Ketua Panitia POS 2026, Rosa Angela Stefany, dalam sambutannya mengajak umat tidak berhenti pada simbol perarakan. Talenta yang dimiliki setiap orang perlu digunakan dan dikembangkan sebagai wujud syukur serta pelayanan kepada Tuhan dan sesama.

Penampilan hiburan wayang kulit oleh dalang cilik Rafael Doni Tegar tutur memeriahkan POS 2026

Rangkaian acara dikemas dengan memadukan unsur iman, seni, budaya, dan kreativitas. Penampilan Suara Daud dari OMK GSMA, wayang kulit lakon Dewa Ruci oleh dalang cilik Rafael Doni Tegar, simbolisasi penyalaan Obor Salib, hingga perarakan menjadi bagian penting dalam perayaan tersebut. Kolaborasi antara Orkestra SMP Pangudi Luhur Ambarawa dengan Bangjo Talent dari umat GSMA turut memperkaya rangkaian acara.

Romo A.P. Danang Bramasti, SJ menyampaikan pesan agar kita mengembangkan talenta

Pesan tentang pengembangan talenta semakin kuat melalui sketsa rohani Romo A.P. Danang Bramasti, SJ. Talenta, menurut pesan tersebut, tidak seharusnya dipendam, tetapi terus dikembangkan agar berguna bagi diri sendiri, sesama, dan kemuliaan Tuhan.

Eyang Didik Nini Thowok juga turut memeriahkan POS 2026

Perayaan juga dimeriahkan penampilan Maestro Tari, Eyang Didik Nini Thowok (Didik Hadiprayitno), yang menjadi salah satu bagian menarik dalam rangkaian POS 2026.

POS 2026 akhirnya bukan hanya tentang menyalakan obor, tetapi juga tentang menyalakan semangat pelayanan, memberi ruang bagi generasi muda, dan mengembangkan talenta agar terus menjadi berkat bagi Gereja dan sesama. (Robertus Lilik Siswanto – Pendamping OMK GSMA)